Diskon Bayar Pajak Kendaraan untuk Warga Jawa Barat, Ini Mekanismenya

Kompas.com - 14/08/2020, 17:03 WIB
Seorang warga memperlihatkan bukti pelunasan pajak kendaraan bermotor yang dibayar secara daring atau online dari rumah di Panarukan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (26/3/2020). Pembayaran secara online itu karena diliburkannya pembayaran secara langsung melalui Samsat untuk mencegah penularan Covid-19. ANTARA FOTO/SENOSeorang warga memperlihatkan bukti pelunasan pajak kendaraan bermotor yang dibayar secara daring atau online dari rumah di Panarukan, Situbondo, Jawa Timur, Kamis (26/3/2020). Pembayaran secara online itu karena diliburkannya pembayaran secara langsung melalui Samsat untuk mencegah penularan Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pendapatan Daerah ( Bapenda) Provinsi Jawa Barat memberikan stimulus di tengah pandemi virus corona alias Covid-19, berupa diskon pajak kendaraan bermotor hingga 10 persen.

Kepala Pengelolaan Pendapatan Daerah Kota Bogor, Ekawati menyatakan, pemberian diskon ini khusus kepada pemilik kendaraan bermotor yang belum jatuh tempo.

"Adapun cangkupannya, ini berlaku di semua Jawa Barat khususnya Kota Bogor," kata dia, Kamis (13/8/2020).

Baca juga: Langkah dan Biaya Mengurus STNK yang Hilang

Buku BPKB dan STNKKOMPAS.com/SRI LESTARI Buku BPKB dan STNK

Ekawati menjelaskan, pemilik kendaraaan yang membayar pajak sejak 30 hari sampai sesaat sebelum jatuh tempo akan diberikan diskon dua persen. Sementara pemilik kendaraan yang membayar pajak sejak 60 hari sebelum 30 hari jatuh tempo diberikan diskon empat persen.

Kemudian, jika wajib pajak membayarkan pajak kendaraan bermotornya sejak 90 hari sampai 60 hari sebelum jatuh tempo diberikan diskon sebesar enam persen.

Untuk diskon delapan persen, diberikan khusus wajib pajak yang membayar pajak kendaraan bermotor 120 hari sampai 90 hari sebelum jatuh tempo. Maka, jika Anda membayar pajak kendaraan dari 180 hari sampai 120 hari sebelum jatuh tempo, bakal dapat diskon 10 persen.

Baca juga: Jokowi Sebut Indonesia Siap Jadi Pemain Utama Kendaraan Listrik

Tim gabungan dari Polantas, Dishub dan Subdenpom Tasikmalaya menggelar razia penunggak pajak kendaraan bermotor di beberapa wilayah jalan raya wilayah itu, Jumat (21/2/2020).KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA Tim gabungan dari Polantas, Dishub dan Subdenpom Tasikmalaya menggelar razia penunggak pajak kendaraan bermotor di beberapa wilayah jalan raya wilayah itu, Jumat (21/2/2020).

Tak hanya itu, bagi pemilik kendaraan yang menunggak sampai tahun kelima, dendanya akan dihapus. Sedangkan bagi pemilik yang melakukan Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) I, biayanya akan dikurangi 2,5 persen dari pokok bea balik nama I.

"Namun keringanan ini tidak berlaku untuk pembayaran permohonan kendaraan bermotor baru, ubah bentuk, ex-dump/lelang yang belum terdaftar, dan ganti mesin," ujar dia.

Untuk informasi lebih lanjut, wajib pajak bisa mendatangi Samsat atau kantor Bapenda terdekat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X