Kompas.com - 07/08/2020, 08:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.comOperasi Patuh Jaya yang berlangsung dari 23 Juli sampai 5 Agustus 2020 resmi berakhir. Kegiatan yang berlangsung selama dua pekan berhasil menindak 99.835 pelanggar, dengan rincian 34.152 pelanggar mendapat sanksi tilang dan 65.683 pelanggar kena teguran.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan, jumlah pelanggar tersebut merupakan gabungan dari seluruh wilayah Polda Metro Jaya yang menggelar Operasi Patuh Jaya 2020.

Secara umum, Sambodo mengatakan jika pelanggar terbanyak merupakan pengguna kendaraan roda dua. Pada sepanjang operasi tersebut, petugas di lapangan berhasil menindak total sekitar 27.081 kasus.

Baca juga: Toyota Resmi Luncurkan Corolla Cross, Harga Mulai Rp 457,8 Juta

Seorang pengendara sepeda motor ditilang polisi karena menerobos jalur transjakarta di Jalan Jatinegara Barat, Rabu (20/3/2019).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Seorang pengendara sepeda motor ditilang polisi karena menerobos jalur transjakarta di Jalan Jatinegara Barat, Rabu (20/3/2019).

Sementara untuk pengguna mobil, polisi mencatat jumlah pelanggar yang terjaring pada operasi kali ini sekitar 5.706 kasus, disusul oleh mobil barang dengan 1.102 kasus.

Tak ketinggalan bus yang terlibat pelanggaran sebanyak 235 kasus, dan terdapat juga 28 kendaraan khusus.

“Dari 34.152 pelanggaran dengan tilang, lima pelanggaran tematik yang menjadi target. Terbesar adalah melawan arus dan melanggar busway,” ujar Sambodo, seperti dilansir dari laman Humas Polri (6/8/2020).

Baca juga: Diskon Mobil Murah Bulan Ini Tembus Puluhan Juta Rupiah

Sejumlah pengendara sepeda motor nekat melawan arah di Jalan Ir H Juanda, tepat di bawah jalan layang Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (01/02/2018). Para pengendara tersebut mulai melawan arah sejak di putaran di depan Kantor Cabang Pembantu Bank BCA hingga SPBU yang terletak jelang area masuk jalan layang.KOMPAS.com/ANDREAS LUKAS ALTOBEL Sejumlah pengendara sepeda motor nekat melawan arah di Jalan Ir H Juanda, tepat di bawah jalan layang Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (01/02/2018). Para pengendara tersebut mulai melawan arah sejak di putaran di depan Kantor Cabang Pembantu Bank BCA hingga SPBU yang terletak jelang area masuk jalan layang.

“Ada 9.899 hampir 10.000 pelanggaran dalam 14 hari hanya untuk pelanggaran busway,” katanya.

Sambodo menambahkan, sejumlah pelanggar yang menerobos jalur Transjakarta ditindak cukup bervariasi.

Biasanya mereka yang masuk jalur busway tidak sabar, dan tidak menghiraukan rambu larangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.