Arus Balik Idul Adha, 331.216 Kendaraan Kembali ke DKI

Kompas.com - 04/08/2020, 07:22 WIB
Kepadatan kendaraan menuju jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju kawasan wisata Puncak Bogor pada liburan Hari Raya Idul Adha membuat penumpukan dan kepadatan di kawasan tersebut, Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas buka tutup jalan satu arah untuk mengurai kepadatan kendaraan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp. Yulius Satria WijayaKepadatan kendaraan menuju jalur wisata Puncak, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju kawasan wisata Puncak Bogor pada liburan Hari Raya Idul Adha membuat penumpukan dan kepadatan di kawasan tersebut, Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas buka tutup jalan satu arah untuk mengurai kepadatan kendaraan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat 331.216 unit kendaraan kembali ke DKI Jakarta pada periode arus balik libur Hari Raya Idul Adha 1441 H.

Angka tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas beberapa Gerbang Tol (GT) utama selama H+1 dan H+2 atau Sabtu-Minggu (1-2/8/2020), yaitu GT Cikupa (arah barat), GT Ciawi (arah selatan), dan GT Cikampek Utama serta GT Kalihurip Utama (arah timur).

Corporate Communication & Community Development Group Head Dwimawan Heru menjelaskan, total volume lalu lintas yang menuju Jakarta ini naik 18,8 persen dibandingkan dengan kondisi normal.

Baca juga: Berlaku 6 Agustus 2020, Ini Titik Lokasi Kamera Tilang Elektronik

Kendaraan roda empat menggunakan jalur contraflow menuju arah Sukabumi di pintu keluar Tol Jagorawi KM 44, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju Puncak Bogor menyebabkan jalur menuju arah Sukabumi tersendat sehingga Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kemacetan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.Yulius Satria Wijaya Kendaraan roda empat menggunakan jalur contraflow menuju arah Sukabumi di pintu keluar Tol Jagorawi KM 44, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/8/2020). Tingginya volume kendaraan menuju Puncak Bogor menyebabkan jalur menuju arah Sukabumi tersendat sehingga Sat Lantas Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas sistem lawan arus (contraflow) untuk mengurai kemacetan. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/hp.

"Lalin menuju Jakarta dari arah timur sebanyak 181.679 atau naik 33,3 persen dari lalin harian," katanya di keterangan resmi, Senin (3/8/2020).

Secara rinci, pada arah timur berasal dari GT Cikampek Utama 2, dengan jumlah 92.013 kendaraan atau, naik 36 persen dari lalin normal. Juga dari GT Kalihurip Utama 2 dengan 89.666 kendaraan atau naik sebesar 30,6 persen dari lalin normal.

Sementara lalin menuju Jakarta dari arah barat sebanyak 69.665 kendaraan, atau naik sebesar 8,8 persen dari lalin normal. Serta dari arah selatan sebanyak 79.872 kendaraan menuju Jakarta, naik 20,7 persen dari lalin normal.

Baca juga: Jumlah Pelanggaran dan Kecelakaan Lalu Lintas Menurun

Petugas Satlantas Polres Cianjur, Jawa Barat, memeriksa kendaraan di check point Cepu 8, Sabtu (30/5/2020) malam yang ditenggarai mengangkut pemudik yang hendak kembali ke Jakarta.KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMAN Petugas Satlantas Polres Cianjur, Jawa Barat, memeriksa kendaraan di check point Cepu 8, Sabtu (30/5/2020) malam yang ditenggarai mengangkut pemudik yang hendak kembali ke Jakarta.

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol yang belum kembali ke Jakarta agar dapat mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol.

"Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan, dan jaga jarak) saat berada di Tempat Istirahat & Pelayanan (TIP) atau rest area," ujar Heru.

"Kemudian jangan lupa juga mengisi saldo uang elektronik yang cukup, mengisi BBM kendaraan, mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas, beristirahat di rest area jika lelah berkendara serta menggunakan rest area berikutnya bila rest area yang dituju padat," lanjutnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X