Jangan Tertipu, Ini Cara Membedakan Oli Mobil Asli atau Palsu

Kompas.com - 31/07/2020, 10:01 WIB
Pelumas kendaraan www.netwaste.org.auPelumas kendaraan

JAKARTA, KOMPAS.com - Tingginya angka penjualan kendaraan bermotor saat ini berimbas pada penjualan produk pelumas atau oli.

Sayangnya, kondisi ini sering dimanfaatkan oleh sejumlah oknum nakal untuk memproduksi pelumas palsu yang bisa merugikan konsumen dan produsen pelumas yang namanya dipalsukan.

“Memang sudah banyak oli mobil palsu yang beredar di pasaran. Tentunya ini hal yang harus diperhatikan oleh pemilik mobil, sebab dampak yang dihasilkan dari oli palsu bisa merusak komponen mesin,” ujar Anjar Rosjadi, Service Part Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), kepada Kompas.com, Rabu (29/7/2020)

Baca juga: Ninja ZX-25R Sudah Sampai ke Konsumen, Tapi Baru yang Versi Standar

Agar tidak tertipu saat membeli oli, berikut beberapa tips yang perlu diperhatikan:

1. Nomor produksi

Produsen oli pelumas asli menggunakan nomor identifikasi yang terletak di dua tempat berbeda, yaitu pada tutup botol dan botol oli.

“Kedua nomor ini biasanya sejajar dan harus sama persis, jika salah satu angkanya berbeda maka sudah bisa dipastikan oli tersebut palsu,” kata Anjar.

2. Perhatikan tutup botol

Nomor produksi di tutup dan leher kemasan pelumas, wajib samaOtomania Nomor produksi di tutup dan leher kemasan pelumas, wajib sama

Biasanya para pabrikan oli pelumas sudah menggunakan teknologi yang modern dan maju dalam pembuatan tutup botol yang mereka produksi.

Cirinya adalah tutup botol ini hanya dapat digunakan sekali, jika sudah dibuka maka akan mengalami kerusakan. Tujuannya untuk mencegah oknum nakal menggunakan kembali sebagai tutup botol daur ulang atau bekas.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X