Ngecas Gawai di Power Output Mobil Bisa Berbahaya, Mitos atau Fakta?

Kompas.com - 30/07/2020, 09:12 WIB
Ilustrasi Charge Handphone di Mobil KOMPAS.com/RulyIlustrasi Charge Handphone di Mobil
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Melakukan pengisian daya baterai ponsel di power output mobil sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan oleh banyak orang.

Sebegitu pentingnya ponsel bagi seseorang karena menunjang pekerjaan mengharuskan baterai gawai harus selalu terjaga.

Ketika fasilitas pendukung untuk pengisian daya baterai ponsel di mobil, menjadi kesempatan pemilik gawai untuk mengisinya agar tetap bisa standby.

Baca juga: Ini Tandanya Jika Lampu Indikator Airbag Menyala

Tetapi, benarkan kebiasaan mengisi baterai ponsel di power output mobil bisa berbahaya dan berpotensi terjadinya kebakaran?

Quick Charge 3 mampu menyesuaikan voltase yang bisa ditampung baterai sebuah ponsel.Oik Yusuf/KOMPAS.com Quick Charge 3 mampu menyesuaikan voltase yang bisa ditampung baterai sebuah ponsel.

Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor ( ADM), mengatakan sebenarnya mengisi baterai gawai menggunakan power output di mobil tidak akan menimbulkan masalah.

Selama listrik yang digunakan untuk pengisian tersebut sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan baterai HP.

“Hanya yang perlu diperhatikan sekali terkait adaptornya tidak boleh renggang atau goyang,” kata Bambang kepada Kompas.com beberapa waktu lalui.

Baca juga: Mobil Susah Distarter, Penyebabnya Bukan Cuma Aki Soak

Jika hal itu terjadi, Bambang menambahkan, bisa saja menyebabkan terjadinya korsleting listrik pada mobil. Pada kejadian yang lebih fatal bisa menyebabkan terjadinya kebakaran.

“(Kalau goyang) dapat mengakibatkan short circuit atau korsleting listrik, bisa terjadi intermitten listrik (memercikkan api) yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran,” ujarnya.

Menurutnya, kejadian kebakaran mobil yang diakibatkan karena adaptor yang tidak sesuai sudah beberapa kali terjadi.

Ilustrasi mobil terbakarhowkenya.com Ilustrasi mobil terbakar

Bambang menyarankan, jika di dalam mobil terdapat fitur pengisian baterai melalui power output agar lebih memperhatikan bagian adapternya.

Baca juga: Remote Mobil Bermasalah, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Jika adapternya goyang atau tidak bisa kencang, sebaiknya tidak lagi digunakan. Daripada, bisa berakibat lebih fatal dan menanggung kerugian yang lebih besar karena mobil bisa terbakar.

“Iya ada beberapa kasus (mobil) terbakar karena charger connector tersebut,” tuturnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X