Perhatikan Ini Saat Isi Nitrogen di Ban Mobil

Kompas.com - 26/07/2020, 13:42 WIB
Mesin generator untuk memproduksi nitrogen di salah satu outlet penjualan ban yang melayani pengisian ban dengan nitrogen di Depok, Kamis (8/2/2018). Kompas.com/Alsadad RudiMesin generator untuk memproduksi nitrogen di salah satu outlet penjualan ban yang melayani pengisian ban dengan nitrogen di Depok, Kamis (8/2/2018).
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengganti udara pada ban dengan jenis nitrogen memang sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan oleh para pemilik kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat.

Berbagai kepercayaan dengan kelebihan nitrogen dibandingkan udara biasa menjadi salah satu penyebabnya.

Mulai tngkat kenyamanan yang lebih bagus saat kendaraan dikendarai hingga mencegah ban kempis ketika jarang dipakai.

Apalagi, saat ini penjaja jasa pengisian udara nitrogen juga banyak ditemui di pinggir jalan dan juga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar ( SPBU).

Baca juga: Begini Cara Aman Berkendara di Jalan Aspal dan Beton

Dengan harga yang terjangkau tentunya menjadi daya tarik tersendiri untuk mengganti udara dengan nitrogen.

Tetapi, sebelum melakukan penggantian nitrogen ada hal yang perlu diperhatikan. Agar, pengisian nitrogen tidak sia-sia.

Seorang petugas outlet pengisian ban dengan nitrogen di salah satu SPBU Pertamina di Jalan Margonda, Depok sedang melayani pelanggan pada Kamis (8/2/2018).Kompas.com/Alsadad Rudi Seorang petugas outlet pengisian ban dengan nitrogen di salah satu SPBU Pertamina di Jalan Margonda, Depok sedang melayani pelanggan pada Kamis (8/2/2018).

On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal menjelaskan, saat mengisi ban menggunakan nitrogen sebaiknya dipastikan dulu mengenai kadar nitrogennya.

“Kadarnya harus di atas 96 persen, (Jika di bawah itu) pada dasarnya udara biasa atau angin yang biasa kita isi bukan nitrogen,” ujar Zulpata kepada Kompas.com belum lama ini.

Meski di bawah 96 persen kadar nitrogennya memang sudah tinggi juga. Bahkan sekitar 78 persen juga sudah mengandung nitrogen.

Tetapi, untuk mendapatkan hasil yang lebih baik maka kadarnya harus di atas 96 persen.

Baca juga: Catat, Seperti Ini Gejala Aki Mobil Mulai Soak

“Kalau ingin mengisi angin nitrogen untuk ban kendaraannya agar memastikan lebih dulu kadar nitrogennya. Tanya dengan yang melayani berapa kadar nitrogennya, kalau sudah di atas 96 persen berarti sudah sesuai,” katanya.

Ilustrasi cek tekanan udara pada banamericatop10.com Ilustrasi cek tekanan udara pada ban

Menurutnya, tidak sedikit tempat-tempat yang menyediakan layanan pengisian angin nitrogen ternyata kadar nitrogennya tidak lebih dari 96 persen.

Zulpata pun menyarankan agar pengisian dilakukan di tempat-tempat yang sudah sesuai. Misalkan di tempat khusus pengisian angin nitrogen.

Baca juga: Jangan Kebalik, Begini Cara Lepas dan Pasang Aki yang Benar

“Biasanya di tempat khusus itu sudah menggunakan alat khusus yang bisa dipantau kadar nitrogennya. Misalkan di toko ban, dan juga di beberapa SPBU juga menyediakan angin nitrogen,” tuturnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X