Jalan Beton Bikin Ban Cepat Habis, Mitos atau Fakta?

Kompas.com - 26/07/2020, 13:24 WIB
Jalan keluar setelah Gerbang Tol Sawangan 1 yang merupakan bagian dari Jalan Tol Depok-Antasari (Desari). KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAJalan keluar setelah Gerbang Tol Sawangan 1 yang merupakan bagian dari Jalan Tol Depok-Antasari (Desari).
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Mengendarai kendaraan tentunya tidak selalu melintas di jalanan yang berlapis aspal, tetapi kadang juga melewati jala yang dari beton atau cor.

Jalanan yang terbuat dari beton seringkali dijumpai di ruas tol. Kondisi jalan yang keras membuat tingkat kebisingan jelas lebih tinggi dibandingkan saat kendaraan melintas di jalan yang terbuat dari aspal.

Di samping itu, tingkat visibilitas pengemudi saat berkendara di jalan beton juga tidak sebaik saat melintas di jalan aspal.

Hal ini disebabkan karena warna beton yang terang membuat marka tidak terlihat kontras. Kemudian traksi ban juga kurang bagus karena ban tidak mendapatkan grip yang baik saat menapak di lapisan beton.

Baca juga: Begini Cara Aman Berkendara di Jalan Aspal dan Beton

Dengan berbagai hal tersebut lantas memunculkan anggapan bahwa jalan beton bisa membuat tingkat keawetan ban juga menjadi berkurang.

ban mobil baruKompas.com/Fathan Radityasani ban mobil baru

Lapisan keras pada jalan cor bisa mengikis karet ban lebih cepat, sehingga saat kendaraan sering melintasi jalan beton akan membuatnya lebih cepat aus.

Lalu benarkan bahwa jalan beton bisa membuat ban kendaraan cepat menipis? Menjawab anggapan tersebut, On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tunggal Tbk Zulpata Zainal mengatakan, bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Menurutnya, pabrikan sudah memperhitungkan mengenai kondisi yang akan dilintasi kendaraan termasuk di jalan yang terbuat dari beton.

Baca juga: Catat, Seperti Ini Gejala Aki Mobil Mulai Soak

“Tidak seekstrim itu, dibanding permukaan aspal halus pasti ada bedanya. Tapi tidak signifikan sekali, hingga pengendara jadi parno dengan jalanan beton,” ujar Zulpata kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Zulpata juga mengatakan, dalam proses pembuatannya segala kemungkinan yang akan terjadi pada ban sudah diprediksi sebelumnya.

Ciri-ciri keausan ban tergantung tekanan ban.wintertyres-yorkshire.co.uk Ciri-ciri keausan ban tergantung tekanan ban.

“Sudah diprediksi, sudah dilakukan studi oleh pabrikan ban untuk mensikapi permukaan beton, dengan dilakukan tes jalan beribu-ribu kilometer,” tuturnya.

Masalah masa pemakaian atau cepat tidaknya ban aus tidak serta merta ditentukan oleh jenis jalan yang dilintasinya.

Baca juga: Jangan Kebalik, Begini Cara Lepas dan Pasang Aki yang Benar

Tetapi ada penyebab lainnya seperti tekanan udara pada ban, serta kecepatan dan muatan yang dibawa oleh kendaraan itu.

“Untuk umur ban, keausan ban ditentukan juga oleh tekanan angin (untuk itu rekomendasi dari pabrikan kendaraan harus diikuti ), kecepatan, muatan , gaya nyetir harus disesuaikan juga,” ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X