Tak Cuma Mobil, IMI Juga Tiadakan Kejurnas Balap Motor

Kompas.com - 02/07/2020, 14:41 WIB
Pembalap Yamaha, Sulung Giwa, (depan nomor motor 95), saat QTT untuk race seri 7 MP1 Motoprix Region Jawa YAMAHA INDONESIAPembalap Yamaha, Sulung Giwa, (depan nomor motor 95), saat QTT untuk race seri 7 MP1 Motoprix Region Jawa
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Selain meniadakan Kejuaraan Nasional ( Kejurnas) balap mobil 2020, Ikatan Motor Indonesia ( IMI) juga meniadakan Kejurnas balap motor untuk tiga kategori, yaitu Drag Bike, Motocross dan Motoprix.

Sekjen IMI Pusat, Jeffrey JP, mengatakan, sama seperti mobil, keputusan ini untuk menekan transisi virus Covid-19. IMI tidak mau mengambil risiko dengan melanjutkan agenda balap di masa pandemi.

Baca juga: IMI Tawarkan Honda Dream Cup Digelar di Sentul

"Untuk motor juga sama (seperti mobil). Apalagi untuk beberapa ini masih diselenggarakan di 34 provinsi seperti Motoprix, yang mana kita ketahui masih banyak wilayah Indonesia yang zona merah, otomatis kita mengambil sikap untuk itu," katanya kepada Kompas.com, Kamis (2/7/2020).

Muhammad Delvintor Alfarizi sedang menerabas salah satu rintangan atau handicap pada kejuaraan motokros dunia MXGP kelas MX2 atau 250 cc, di Sirkuit BSB Mijen, Semarang, Minggu (14/7/2019)KOMPAS.com/Mikhael Gewati Muhammad Delvintor Alfarizi sedang menerabas salah satu rintangan atau handicap pada kejuaraan motokros dunia MXGP kelas MX2 atau 250 cc, di Sirkuit BSB Mijen, Semarang, Minggu (14/7/2019)

Jeffrey mengatakan, surat keputusan peniadaan Kejurnas balap motor musim ini sedianya akan dikirim kepada seluruh Ketua IMI Provinsi, asosiasi dan Promotor Nasional IMI pada Kamis (2/7/2020).

Baca juga: Mantan Ketum IMI, Juliari Batubara Jadi Menteri Sosial

Jeffrey mengatakan, meski tidak ada Kejurnas, promotor atau pecinta balap motor masih tetap bisa menggelar balapan tapi di tingkat provinsi, tapi sifatnya ialah club event atau latihan bersama.

"Tapi harus kordinasi dengan Kepala Gugus Tugas kordinasi an dapat izin dari pemerintah setempat. Kita juga harapkan tetap mematuhi anjuran dengan menerapkan protokol kesehatan," katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X