Antisipasi Macet, Ada Pekerjaan Jalan di Km 38 Tol Jakarta-Cikampek

Kompas.com - 20/06/2020, 14:41 WIB
Suasana sepi saat Lebaran pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek km 42, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (24/5/2020). Pemerintah memberlakukan larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSuasana sepi saat Lebaran pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek km 42, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (24/5/2020). Pemerintah memberlakukan larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Guna meningikatkan kualitas jalan dan kenyamanan para penggunanya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, akan melakukan pekerjaan rekonstruksi rigid pavement pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Pekerjaan rekonstruksi tersebut berada di bawah pengawasan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC), karena merupakan pekerjaan dalam lingkup proyek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek, atau Elevated II.

"Rekonstruksi pekerjaan akan dilakukan selama enam hari, mulai dari Senin (22/06/2020) hingga Sabtu (27/06/2020). Pekerjaan akan berlangsung pada pukul 08.00–24.00 WIB setiap harinya," ujar Suchandra P. Hutabarat, General Manager Traffic JCC dalam keterangan resminya, Sabtu (20/6/2020).

Baca juga: Begini Cara Menghitung Jarak Aman Antarkendaraan di Jalan Tol

Untuk lebih detail, proses pengerjaan tersebut akan berada di dua titik pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta sepanjang 300 meter, dengan rincian ;

Jalan Tol Jakarta-Cikampek.Dok. Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

1. Km 39+285–Km 39+105 arah Jakarta, sepanjang 180 m;

2. Km 38+265–Km 38+145 arah Jakarta, sepanjang 120 m.

Dikarenakan lokasi pekerjaan tersebut berada pada lajur 1, maka pada saat pelaksanaan pekerjaan Jasa Marga akan melakukan rekayasa lalu lintas berupa skema buka tutup sebagian lajur.

Sebagai langkah antisipasi kepadatan lalu lintas, JJC bersama Representative Office 1 Regional Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT) selaku pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek, telah menyiapkan mitigasi risiko berupa pengaturan arus lalu lintas dengan menyiapkan sejumlah petugas di lapangan.

Baca juga: Deretan Fitur Mewah Mobil Sultan, Lexus LM 350 si Kembaran Alphard

Agar informasi diterima dengan baik, Jasa Marga juga telah melakukan sosialisasi rencana pekerjaan dengan memasang media luar ruang.

Arus kendaraan ke arah Jakarta di ruas tol Jakarta-Cikampak, tepatnya di wilayah Kota Bekasi, tampak padat, Minggu (9/6/2019).KOMPAS.com/DEAN PAHREVI Arus kendaraan ke arah Jakarta di ruas tol Jakarta-Cikampak, tepatnya di wilayah Kota Bekasi, tampak padat, Minggu (9/6/2019).

Mulai dari spanduk imbauan pekerjaan dan Variable Message Sign (VMS) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek, yang ditempatkan dikedua arah, baik Cikampek maupun arah Jakarta.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat adanya pekerjaan rekonstruksi rigid pavement. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol, tetap berhati-hati dan menaati rambu-rambu terutama di sekitar lokasi pekerjaan," kata Sechandra.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X