Banyak yang Belum Tahu, Ini Alasan Standar Samping Motor Ada di Kiri

Kompas.com - 17/06/2020, 14:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pernahkah Anda terpikir mengenai letak standar samping motor yang selalu berada di kiri?

Dilansir dari Cycleworld, jauh sebelum ditemukan motor dan sepeda, orang-orang menggunakan kuda untuk berpindah tempat.

Kebiasaan menaiki kuda ini yang konon katanya mengilhami letak standar samping yang selalu berada di kiri.

Ketika orang menaiki kuda, pasti dimulai dari sisi kiri, kemudian kaki kiri bertumpu pada pijakan pelana yang dijadikan sebagai tumpuan untuk menaiki kuda.

Baca juga: Jangan Pakai Perasaan, Ada Setelan Jok Pengemudi Mobil yang Aman

Hal itu membuat produsen motor merancang sebuah komponen untuk dipasang dengan cara yang sama seperti menaiki kuda, yaitu standar samping yang letaknya di kiri.

Ilustrasi berkendara ISTIMEWA Ilustrasi berkendara

Hal tersebut berlaku secara universal, artinya baik aturan berkendara di sisi kiri maupun kanan, standar samping tetap berada di kiri. Apalagi, kebiasaan menggunakan tangan kanan untuk beraktivitas juga berpengaruh.

Baca juga: Tes Covid-19 Dinilai Kurang Efektif untuk Ajang Balap Nasional

Head of Safety Riding Promotion Wahana, Agus Sani, mengatakan, standar samping yang berada di kiri sebenarnya lebih pada safety riding.

“Secara safety riding untuk lalu lintas Indonesia, jika kita ingin melewati atau menyalip kendaraan lain harus dari sisi kanan, jadi pengendara wajib turun dari kendaraannya dari sebelah kiri,” kata Agus saat dihubungi Kompas.com.

Agus juga menambahkan, secara umum orang akan lebih mudah menangani sepeda motor dari sisi kiri karena kebiasaan aktivitas pada tangan kanan.

“Meski begitu, ada juga beberapa motor yang standar sampingnya berada di kanan, tapi yang dibuat oleh ATPM motor di Indonesia semua di kiri,” ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.