Leasing Masih Tolak DP Rendah untuk Kredit Mobil

Kompas.com - 15/06/2020, 13:02 WIB
New Toyota Avanza saat sesi test drive di Magelang, Jawa Tengah dok TAMNew Toyota Avanza saat sesi test drive di Magelang, Jawa Tengah
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Menuju situasi new normal, down payment ( DP) kredit mobil mulai kembali normal. Jika pada awal pandemi Covid-19 sekitar April-Mei 2020 bisa mencapai 50 persen, kini menjadi 25 persen.

Hanya saja, salah satu tenaga penjual Toyota menyebut, jika mengajukan kredit dengan DP 25 persen aplikasi itu masih sering ditolak leasing. Ibaratnya, DP 25 persen ini seperti DP 20 persen di zaman dulu.

Baca juga: Beli Avanza Dapat Diskon Cicilan 50 Persen, DP Rp 50 Jutaan

"Tapi ibaratnya 25 persen itu yang paling bawah, masih susah di approve sama leasing. Leasing 25 persen juga kadang-kadang aja diterima. Jadi masih ribet," kata sales Toyota kepada Kompas.com, Senin (15/6/2020).

Suzuki Ignis faceliftKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Suzuki Ignis facelift

Meski demikian, tenaga penjual tersebut mengatakan, meski DP masih lumayan tinggi setidaknya tidak seperti awal pandemi yang mencapai 50 persen, membuat pergerakan penjualan sangat sulit.

"Kalau sebelumnya kan bisa 50 persen. Ini sudah mending, tapi ya itu kalau 25 persen masih bisa ditolak. Soalnya leasing kan juga mesti menjaga juga," katanya.

Baca juga: Bukan Halangi Penjualan, Ini Alasan Leasing Naikkan DP Kendaraan Baru

Senada dengan sales Toyota, tenaga penjual mobil Honda wilayah Tangerang Selatan, juga mengatakan pada masa transisi PSBB menuju new normal DP mobil sudah mulai turun tak seperti sebelumnya.

"Sudah mulai turun sih dibanding pas awal-awal pandemi. Cuma buat DP yang rendah-rendah masih sedikit sulit. Lebih baik kalau mau ambil mobil tinggikan sedikit DP-nya," kata sales Honda.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X