Kredit Motor Sudah Bisa Pakai Uang Muka Ringan

Kompas.com - 15/06/2020, 12:22 WIB
Booth Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda dua di pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018. Kompas.com/Alsadad RudiBooth Suzuki Indomobil Sales (SIS) divisi roda dua di pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Covid-19 sempat memukul penjualan sepeda motor baru di awal pandemi, antara April-Mei 2020. Salah satu penyebabnya, banyak aplikasi pengajuan kredit yang ditolak lembaga pembiayaan.

Kini masa transisi PSBB menuju situasi new normal, uang muka alias down payment ( DP) motor sudah hampir kembali normal. Seperti disebutkan, tenaga penjual diler Suzuki di wilayah Tangerang Selatan.

Baca juga: Pengguna Motor Jangan Melintas di Jalur Sepeda, Kena Denda Rp 500.000

"Sudah bisa (kredit), sudah normal semua. Tapi DP besar tidak bisa DP kecil. Ya sekitar (DP) 20 persen, sudah gak bisa yang 10 persen," kata tenaga penjual tersebut kepada Kompas.com, Senin (15/6/2020).

Yamaha Nmax modifikasi harian Foto: Istimewa Yamaha Nmax modifikasi harian

Sebelumnya, kata sales tersebut, pada April lalu penjualan sangat sulit karena DP bisa mencapai 50 persen. Konsumen kredit turun drastis, sehingga sales mencari orang yang mau beli motor tunai.

"Ada saja yang beli tunai, karena daripada DP 50 persen lebih baik beli cash. Sales pada nangis, dapat paling gaji pokok, karena insentif kan dari jualan, kalau tidak jualan engga dapat insentif," kata sales yang sama belum lama ini.

Baca juga: Mengenal Diesel Runaway, Mimpi Buruk buat Pemilik Mobil Diesel

Senada dengan sales Suzuki, tenaga penjual Yamaha di diler Jakarta Selatan juga mengatakan, bahwa DP untuk kredit motor sudah kembali ke situasi normal beda dengan masa awal pandemi Covid-19.

"Sudah turun. Seperti biasa. Kalau kemarin memang banyak aplikasi yang ditolak. Karena leasing juga selektif. DP harus besar, aplikasinya juga susah," kata sales Yamaha tersebut.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X