Tol Layang Jakarta-Cikampek Kembali Dibuka

Kompas.com - 07/06/2020, 06:31 WIB
Suasana sepi saat Lebaran pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek km 42, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (24/5/2020). Pemerintah memberlakukan larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSuasana sepi saat Lebaran pertama di ruas tol Jakarta - Cikampek km 42, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (24/5/2020). Pemerintah memberlakukan larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah ditutup dari 24 April 2020 lalu, kini PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, akan kembali membuka jalan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek atau eleveted II.

Pembukaan kembali jalan tol layang terpanjang di Indonesia tersebut, seiring dengan berakhirnya operasi pengendalian transportasi dalam rangka larangan mudik Lebaran 2020.

Meski akan dibuka kembali, namun Direktur Utama PT JJC Djoko Dwijono mengatakan, bahwa pengoperasian Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II akan dilakukan secara bertahap.

Baca juga: Mulai Hari Ini, Jalan Tol Cikampek Akan Diberlakukan Buka-Tutup

"Dibuka secara bertahap. Jalur arah Cikampek dibuka malam ini, Minggu (07/6/2020) mulai pukul 00.00 WIB, sedangkan untuk jalur arah Jakarta akan dibuka besok malam, Senin (08/6/2020) pukul 00.00 WIB," ucap Djoko dalam keterangan resminya, Sabtu (6/6/2020).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Selamat malam Kawan JM.? ? Sehubungan dengan berakhirnya operasi pengendalian transportasi dalam rangka larangan mudik Lebaran tahun 2020, PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan kembali mengoperasikan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), secara bertahap. ? ? Tahap pertama dimulai malam ini, Minggu (07/06), pengguna jalan yang menuju arah Cikampek dapat kembali mengakses Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dari arah Rorotan maupun dari arah Jatiasih Jalan Tol JORR serta dari arah Cawang Jalan Tol Jakarta-Cikampek.? ? Sementara itu, untuk pengguna jalan yang menuju arah Jakarta bisa kembali mengakses Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) pada tahap kedua, yaitu Senin (08/06), pukul 00.00 WIB.? ? Jasa Marga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi anjuran dari Pemerintah agar tetap mematuhi protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19 dalam beraktivitas.? ? #BUMNUntukIndonesia ? #JasaMarga? #JasaMargaConnectingIndonesia? #SafetyDrivingontheGreenTollRoad? #CovidSafeBUMN

A post shared by PT Jasa Marga (Persero) Tbk (@official.jasamarga) on Jun 6, 2020 at 6:12am PDT

Djoko menambahkan, mulai Sabtu malam, pengguna jalan yang menuju arah Cikampek dapat kembali mengakses Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek.

Baik dari arah Rorotan maupun dari arah Jatiasih Jalan Tol JORR, serta dari arah Cawang Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

"Untuk pengguna jalan yang menuju arah Jakarta bisa kembali mengakses Jalan Tol Jakarta-Cikampek mulai besok malam, dan keluar ke arah Cawang melalui Jalan Tol Jakarta-Cikampek atau keluar ke arah Jatiasih dan arah Rorotan melalui Jalan Tol JORR," ucap Djoko.

Baca juga: Siap-Siap, Ganjil Genap Jakarta Berlaku untuk Mobil dan Motor

Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek tampak sepi setelah ditutup pada kedua arah, Sabtu (2/5/2020). Penutupan Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 selama masa mudik Idul Fitri 1441 H.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek tampak sepi setelah ditutup pada kedua arah, Sabtu (2/5/2020). Penutupan Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 selama masa mudik Idul Fitri 1441 H.

Seperti diketahui, sejak adanya larangan mudik Lebaran di tengah pandemi Covid-19, Tol Layang Jakarta-Cikampek ditutup agar memudahkan petugas untuk melakukan penyekatan, baik untuk mudik atau pun ketika arus balik.

Berdasarkan data Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, tercatat ada 72.293 kendaraan yang berhasil di halau dan diminta diputar balik. Data tersebut merupakan jumlah yang di dapat selama 11 hari penyekatan pada arus balik, tepatnya mulai dari 24 Mei sampai 4 Juni 2020.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X