Pantai Mutiara Banjir, Begini Cara Menangani Motor Terendam Air Laut

Kompas.com - 06/06/2020, 09:22 WIB
Kendaraan bermotor menembus jalan raya pantura Demak KM 8 ruas Demak-Semarang yang terendam limpasan air laut ke daratan (rob) di Demak, Jawa Tengah, Rabu (13/5/2020). Banjir rob yang melimpas ke jalur utama pantura Demak setinggi 15-40 sentimeter itu menyebabkan kemacetan lalu lintas sepanjang sekitar 7,5 kilometer dari Kabupaten Demak menuju Kota Semarang dan sekitar 1 kilometer dari Kota Semarang menuju Kabupaten Demak. ANTARA FOTO/AJI STYAWANKendaraan bermotor menembus jalan raya pantura Demak KM 8 ruas Demak-Semarang yang terendam limpasan air laut ke daratan (rob) di Demak, Jawa Tengah, Rabu (13/5/2020). Banjir rob yang melimpas ke jalur utama pantura Demak setinggi 15-40 sentimeter itu menyebabkan kemacetan lalu lintas sepanjang sekitar 7,5 kilometer dari Kabupaten Demak menuju Kota Semarang dan sekitar 1 kilometer dari Kota Semarang menuju Kabupaten Demak.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagian wilayah di Jakarta Utara termasuk Pantai Mutiara dilanda bencana banjir rob. Naiknya permukaan air laut hingga membanjiri jalanan ini membuat banyak sepeda motor milik warga sekitar terendam.

Sepeda motor yang sebagian besar komponennya terbuat dari besi tentunya bukan sahabat air laut yang mengandung garam. Untuk itu, diperlukan perbaikan yang tepat pada motor yang terendam air laut, apalagi jika sampai masuk ke bagian mesin.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Mobil Transmisi Matik Lebih Rentan Saat Kena Banjir?

Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, ada beberapa tahap dalam proses perbaikan motor dalam kondisi tersebut.

Warga melintas di jalan yang tergenang rob di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (13/5/2020). Banjir rob yang menggenangi beberapa wilayah Pekalongan Utara itu terjadi pada sore hingga malam hari dengan ketinggian air sekitar 15-50 sentimeter yang membuat sejumlah aktviitas saat warga menunggu berbuka puasa terganggu.ANTARA FOTO/HARVIYAN PERDANA PUT Warga melintas di jalan yang tergenang rob di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (13/5/2020). Banjir rob yang menggenangi beberapa wilayah Pekalongan Utara itu terjadi pada sore hingga malam hari dengan ketinggian air sekitar 15-50 sentimeter yang membuat sejumlah aktviitas saat warga menunggu berbuka puasa terganggu.

“Sudah pasti akan dicek dulu bagian mana saja yang rusak. Perlakuan pengecekan sama baik motor sport, bebek dan skutik,” ujar Endro, saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Endro menambahkan, motor harus dicuci terlebih dahulu sampai ke bagian dalam. Sebab, air laut dapat menyebabkan penimbunan kotoran dan kerak di bagian dalam. Khusus untuk skutik, pemeriksaan dilakukan juga dengan membuka seluruh komponen CVT.

“Dibuka semua cover-nya, dicuci bersih, dikeringkan. Baru dicek semua soket sambungan kabel dan bersihkan. Berikan cairan anti karat,” kata Endro.

Bagian yang dapat menampung cairan, seperti tangki bahan bakar juga perlu dibersihkan. Tak terkecuali oli mesin juga wajib diganti. Tidak disarankan untuk menggunakan cairan yang sudah pernah terendam air.

Baca juga: Motor Mogok Habis Kena Banjir Jangan Langsung Nyalakan Mesin

Endro mengatakan, penting juga untuk melakukan pengecekan pada komponen kelistrikan, di antaranya alternator, ECM, dan relay. Satu per satu dicek bagian-bagiannya.

“Semua cairan di motor harus ganti, berjaga-jaga untuk bekerja dengan baik. Semua komponen dilepas dan diperiksa apakah ada airnya atau tidak. Pengerjaan cepat atau tidak tergantung ketersediaan part yang dibutuhkan,” ujar Endro.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X