Alat-alat Darurat yang Wajib Ada di Dalam Mobil

Kompas.com - 04/06/2020, 18:41 WIB
Ilustrasi Pasang Segitiga Pengaman ketika Mobil Berhenti di Pinggir Jalan. istimewaIlustrasi Pasang Segitiga Pengaman ketika Mobil Berhenti di Pinggir Jalan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Mengemudikan mobil sehari-hari kadang mengalami hal apes seperti mengalami masalah pada kendaraan. Masalah yang bisa terjadi seperti mogok, ban kempis atau bocor, bahkan tabrakan.

Oleh karena itu, sebaiknya pengemudi sudah menyiapkan beberapa alat yang berguna pada kondisi darurat, Marcell Kurniawan, Training Director The Real Driving Centre, mengatakan, setidaknya ada tiga alat yang harus ada di mobil.

“Minimal punya segitiga pengaman, dongkrak, kunci roda, dan kotak Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan ( P3K),” kata Marcell kepada Kompas.com, Kamis (4/6/2020).

Baca juga: Toyota Fortuner 2020 Resmi Meluncur, Ada Kejutan Varian Baru

Salah satu kompartemen penyimpanan ban serep di mobil MaseratiAditya Maulana, KompasOtomotif Salah satu kompartemen penyimpanan ban serep di mobil Maserati

Alat-alat darurat tersebut biasanya sudah bawaan standar dari pabrikan dan sesuai peraturan. Menurut UU 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 57 Ayat 3 yang berisi:

Perlengkapan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bagi Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih sekurang-kurangnya terdiri atas:
a. sabuk keselamatan;
b. ban cadangan;
c. segitiga pengaman;
d. dongkrak;
e. pembuka roda;
f. helm dan rompi pemantul cahaya bagi Pengemudi Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih yang tidak memiliki rumah-rumah; dan
g. peralatan pertolongan pertama pada Kecelakaan Lalu Lintas.

Marcell mengatakan, pemilik kendaraan juga bisa menambah alat-alat lainnya seperti pompa ban elektik, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), jumper aki, tow strap, dan lainnya.

Baca juga: Harga Fortuner 2020 Tembus Rp 800 Jutaan

Alat-alat darurat tersebut juga butuh perawatan, seperti yang dikatakan Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor. Perawatan yang dilakukan juga bisa dilakukan secara berkala.

“Untuk tool set, hanya dibersihkan saja dan dongkrak bisa saja ditambah grease. Kotak P3K perlu diganti mana yang sudah kadaluwarsa. Sedangkan untuk ban serep, perlu diperiksa tekanan udara dan kondisinya,” ujar Didi kepada Kompas.com.

Ban serep sudah ada tekanan udaranya dari baru, namun bisa berkurang. Didi mengingatkan, perlu tekanan udara ban serep perlu dicek rutin. Jangan sampai saat dibutuhkan, tekanan udaranya kurang.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X