H-1 Lebaran, Polisi Minta 6.947 Kendaraan yang Ingin Mudik Putar Balik

Kompas.com - 24/05/2020, 00:59 WIB
Sejumlah kendaraan melintasi tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) menuju tol Jakarta-Cikampek di Bekasi , Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Menurut data Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya sebanyak 44.550 kendaraan keluar wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ) melewati gerbang tol Cikampek Utama jelang larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pada (24/4/2020). ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAHSejumlah kendaraan melintasi tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) menuju tol Jakarta-Cikampek di Bekasi , Jawa Barat, Kamis (23/4/2020). Menurut data Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya sebanyak 44.550 kendaraan keluar wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ) melewati gerbang tol Cikampek Utama jelang larangan mudik yang ditetapkan pemerintah pada (24/4/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan bahwa arus lalu lintas kendaraan bermotor jelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H masih cukup tinggi, khususnya yang ingin keluar wilayah Jabodetabek.

Berdasarkan catatannya, hanya dalam satu hari petugas sudah memutarbalikkan sebanyak 6.947 kendaraan. Mereka diduga berniat untuk melakukan kegiatan mudik.

"Total selama 29 hari Operasi Ketupat sudah 68.946 unit kendaraan yang sudah kita putar balikkan," katanya di keterangan tertulis, Sabtu (23/5/2020).

Baca juga: Polemik Mudik Lokal Saat Lebaran, Apa yang Seharusnya Dilakukan?

Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDI Petugas kepolisian mengarahkan kendaraan pribadi yang melintas di tol Jakarta-Cikampek untuk keluar melalui pintu tol Cikarang Barat 3, Jawa Barat, Kamis (21/5/2020). Pengalihan tersebut sebagai upaya penyekatan gelombang pemudik jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1441 H dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.

Secara rinci, pada H-1 Lebaran petugas sudah melakukan penilangan terhadap 390 perkara dan menegur 9.395 perkara. "Maka secara keseluruhan ada 9.785 perkara, sementara kecelakaan lalu lintas ada 45 kejadian," kata Argo.

Ia juga menyatakan bahwa Polri telah melakukan penyuluhan sebanyak 35.213 kali dan kegiatan pencegahan turjawali (pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli) sebanyak 51.141 kali.

Adapun laporan ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sebanyak 439 kasus di periode yang sama Sedangkan, pelanggaran hukum lima kasus dan bencana dua kejadian.

Baca juga: Dilarang, BPTJ Antisipasi Kegiatan Mudik Lokal

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Lenteng Agung, Jakarta, Jumat (15/5/2020). Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyatakan dalam beberapa hari terakhir mulai terjadi peningkatan volume kendaraan yang diduga karena banyak perkantoran yang sudah tidak menerapkan work from home (WFH).ANTARA FOTO/AKBAR NUGROHO GUMAY Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Lenteng Agung, Jakarta, Jumat (15/5/2020). Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menyatakan dalam beberapa hari terakhir mulai terjadi peningkatan volume kendaraan yang diduga karena banyak perkantoran yang sudah tidak menerapkan work from home (WFH).

Ia mengaskan Polri dan TNI tetap berjaga pada Hari Raya Idul Fitri, dalam rangka mencegah masyarakat keluar masuk wilayah DKI Jakarta guna menekan penyebaran virus corona alias Covid-19.

"Besok sudah Hari Raya, kemudian anggota TNI Polri tetap jaga di jalan dan tempat-tempat lain. Kita lakukan penyekatan arus balik, artinya masyarakat yang tidak punya keterampilan khusus atau keahlian diharapkan tidak ke Jakarta," kata Argo.

"Kita dalam kondisi pandemi dan PSBB Jakarta juga sudah diperpanjang sampai 4 Juni 2020. Diharapkan untuk tertib dan selalu mentaati peraturan yang ada demi kepentingan bersama," lanjut dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X