Daihatsu Prediksi Penjualan di Mei Semakin Parah dari April

Kompas.com - 18/05/2020, 09:02 WIB
Daihatsu Rocky Daihatsu Rocky
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS,com - Penjualan mobil di Indonesia terjun bebas imbas pandemi corona ( Covid-19). Lebih lagi sejak adanya penerapan Pembatasan Sosial Bersakala Besar ( PSBB) di Jakarta yang kemudian diikuti oleh beberapa kota lainnya.

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menjadi salah satu agen pemegang merek (APM) yang merasakan efek buruk pandemi ini. Saat April lalu, Daihatsu hanya berhasil membukukan penjualan sebanyak 5.200 unit atau anjlok hingga 52,9 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Tapi jumlah tersebut diklaim masih lebih baik, pasalnya diprediksi penjualan mobil pada Mei ini bakal semakin parah lagi penurunannya lantaran kondisi yang juga makin tak kondusif.

Baca juga: Rapor Xenia Merah, Ini Kata Daihatsu

"Saya rasa penjualan mobil retail sales Daihatsu pada Mei 2020 akan turun lebih dari 40 persen dari bulan sebelumnya," ujat Direktrur Marketing PT ADM Amelia Tjandra, saat konferensi persi virtual, belum lama ini.

Daihatsu Terios di GIIAS 2019 Daihatsu Terios di GIIAS 2019

"Kalau wholesales kecil sekali karena tak produksi, kalau pun produksi hanya untuk ekspor, kami lihat brand lain pun sama, wholesales pasti di bawah 1.000 unit, yang ada paling mobil CBU, impor mungkin masih ada," kata dia.

Amel mengatakan untuk penjualan secara ritel, pada Mei ini Daihatsu hanya tinggal menghabiskan stok unit yang tersisa lantaran sudah tak ada suplai dari pabrik.

Hal ini karena permintaan dari pasar pun juga sudah menurun drastis, padahal biasanya momen Ramadhan menjadi masa panen untuk mobil baru.

Baca juga: Mau ke Jakarta, Warga Luar Jabodetabek Wajib Urus Izin Masuk

Belum lagi untuk kepemilikan mobil yang saat ini makin sulit, akibat pihak pembiayaan yang makin ketat dalam meyeleksi pengajuan kredit. Berdasarkan faktor-faktor tersebut, Amel menilai bila penjualan mobil pada Mei akan makin ambyar lagi.

Daihatsu Xenia di GIIAS 2019 Daihatsu Xenia di GIIAS 2019

"Kalau tadi April dibilang terjelek, menurut saya Mei ini akan lebih jelek lagi. Kondisinya bukan hanya karena corona, tapi juga daya beli dan approval leasing yang ketat. Semua sangat hati-hati, makanya Daihatsu cash-nya naik (pembelian tunai). Kerena untuk dapat approval dari kredit sekarang bukan sesuatu yang mudah," ujar Amel.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X