Siapa Konsumen Motor Perang Rusia Ural Motorcycles

Kompas.com - 14/05/2020, 16:24 WIB
Ural Motorcycle di GIIAS 2016 Otomania/Setyo AdiUral Motorcycle di GIIAS 2016
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Nama Ural Motorcycles mungkin belum terlalu populer di Indonesia. Konsumen merek motor asal Rusia ini pun sangat segmented, yakni orang kaya penggila motor klasik.

Michael Sofyan, Direktur Hobby Motor, importir motor-motor besar dan motor hobi, mengatakan, selain pecinta motor klasik, konsumen Ural ialah yang mengerti keunggulan motor perang Rusia.

Baca juga: Beda Letak Sespan di Kiri dan Kanan Motor

"Orang-orang yang suka klasik banget, seperti orang Bandung, MACI, Brotherhood yang ke arah sana, karena Ural sudah moge pasarnya lebih sempit lagi, dan dia pakai sespan," kata Michael kepada Kompas.com, Rabu (14/5/2020).

Saat pertama kali hadir pada 2016, Hobby Motor menawarkan empat model Ural, yaitu tpe Gear Up, M70, City dan Patrol. Namun setelah sekian lama, dua model yaitu Ural City dan Patrol tidak lagi dimasukkan.

Ural Motorcycle menjadi daya tarik tersendiri di GIIAS 2016.KompasOtomotif-Donny Apriliananda Ural Motorcycle menjadi daya tarik tersendiri di GIIAS 2016.

"Sekarang kita fokus di dua model yaitu Gear Up dan M70 karena itu yang paling banyak orang cari di Indonesia, yaitu spek tertinggi dan spek klasik. Ini membuktikan memang pembelinya suka yang klasik-klasik," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Secara garis besar Gear Up dan M70 yang sekarang modelnya sama, mesinnya sama, cuma fiturnya sekarang bertambah banyak elektriknya, ECU-nya diuprade dan kestabilan sespan ditingkatkan lagi agar lebih nyaman," katanya.

Baca juga: Ural Ambassador Motor Perang Edisi Khusus 75 Tahun

Michael mengatakan, sebetulnya pihaknya bukan berhenti menjual Ural City dan Patrol, konsumen yang tertarik tetap bisa memesan tapi pihak Hobby Motor tidak menyediakan ready stock.

"Karena kita lihat pembeli kita yang klasik, jadi dua model itu kita sudah tidak masukin lagi. Tapi bukan berarti berhenti, kalau ada yang mau pesen tetap ada, tapi kita tidak ready stock," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X