Lelang Mobil Lewat Online Mempermudah Konsumen Perorangan

Kompas.com - 14/05/2020, 13:25 WIB
Suasana balai lelang mobil bekas Bidwin. Tercatat pertumbuhan penjualan mobil bekas melalui lelang selama 2018 BidwinSuasana balai lelang mobil bekas Bidwin. Tercatat pertumbuhan penjualan mobil bekas melalui lelang selama 2018
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Berbeda dari sebelumnya, kegiatan lelang mobil bekas selama pandemi virus corona dilakukan secara online. Pasalnya mengacu aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), kegiatan lelang tidak masuk dalam kategori yang dikecualikan.

Oleh sebab itu, berbagai balai lelang sudah tak menerapkan proses lelang dengan sistem offline di sebuah tempat.

Presiden Direktur Balai Lelang Serasi (Ibid) Daddy Doxa Manurung, mengatakan, sejak Maret pekan ketiga, Ibid sudah tidak lagi menerapkan lelang secara offline dan semuanya wajib online.

Baca juga: Mudik Lokal Tak Dilarang, Ini Aturan untuk Pengguna Motor Saat Lebaran

Mobil-mobil yang akan dilelang di balai lelang Ibid.KOMPAS.com / GHULAM M NAYAZRI Mobil-mobil yang akan dilelang di balai lelang Ibid.

“Sebetulnya dari awal kita sudah pakai aplikasi atau website, konsumen bisa melihat unit yang bakal dilelang di sana. Namun karena pandemi, sekarang semuanya online, yang offline sudah ditutup,” ucap Doxa, kepada Kompas.com belum lama ini.

Hal ini tentu jadi sesuatu yang janggal dalam dunia lelang. Seperti kita tahu, proses lelang memiliki dinamika tersendiri. Sejumlah orang saling bersaing meningkatkan harga untuk memenangkan lelang.

Doxa menambahkan, peserta lelang online awalnya tidak terbiasa. Apalagi peserta biasanya datang langsung ke balai lelang untuk mengurus segala keperluan.

Baca juga: Begini Aturan Bawa Penumpang Mobil Saat Mudik Lokal di Jabodetabek

Calon peserta lelang saat mengikuti lelang mobil sitaan KPK hasil tindak pidana korupsi di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (22/9/2017). Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melelang sebanyak 22 barang sitaan milik terpidana korupsi.KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Calon peserta lelang saat mengikuti lelang mobil sitaan KPK hasil tindak pidana korupsi di Jakarta Convention Center, Jakarta, Jumat (22/9/2017). Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) melelang sebanyak 22 barang sitaan milik terpidana korupsi.

“Paling untuk cek unitnya saja bisa ke kantor, tapi dengan protokol kesehatan yang ketat. Dengan situasi seperti ini terpaksa harus online, dan mereka tidak bisa ramai-ramai melihat barang secara langsung,” katanya.

Di lain sisi, akses online ke balai lelang tentu akan mempermudah konsumen perorangan. Pasalnya balai lelang kerap dikuasai pemilik showroom mobil bekas untuk mencari unit yang bakal dijual lagi.

“Sebenarnya ini juga lebih memudahkan mereka (konsumen perorangan) untuk lelang, tetapi ini hanya masalah mengubah kebiasaan saja. Dari yang sebelumnya bisa datang langsung sekarang sudah harus online,” ujar Doxa.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X