Sering Salah Kaprah, Ini Fungsi Tombol Overdrive di Mobil Matik

Kompas.com - 06/05/2020, 09:02 WIB
Tombol Overdrive di mobil matik konvensional Tombol Overdrive di mobil matik konvensional

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi pengguna mobil bertransmisi matik pasti sudah tidak asing dengan fitur overdrive (O/D). Fitur ini umumnya ditempatkan pada gagang tuas transmisi dengan bentuk tombol yang bisa ditekan untuk mengaktifkannya.

Beberapa orang beranggapan kegunaan fitur tersebut adalah untuk membantu deselerasi pengereman. Bahkan, ada yang mengira overdrive adalah fitur untuk engine brake pada mobil matik. Lantas, mana anggapan yang benar?

Owner Worner Matic, Hermas Efendi Prabowo, mengatakan, bila anggapan tersebut adalah salah kaprah yang sudah terlanjur berkembang di masyarakat.

Baca juga: Bolehkah Mencampur Bensin yang Berbeda Oktan?

Fungsi utama overdrive adalah untuk membatasi sistem percepatan perpindahan gigi. Misalnya, saat sedang di tanjakan curam, agar transmisi tetap berada di gigi rendah, maka dengan aktifnya overdrive sistem akan membatasi gigi agar tidak pindah ke gigi yang lebih tinggi,” ujar Hermas kepada Kompas.com.

Tombol Overdrive di tuas transmisi Mitsubishi Xpander Tombol Overdrive di tuas transmisi Mitsubishi Xpander

Hermas melanjutkan, ketika berkendara akan ada sensasi layaknya engine brake. Namun, bukan diartikan bila overdrive adalah fitur untuk meredam laju kendaraan agar bisa berjalan lebih pelan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pencurian Modus Pecah Kaca, Jangan Tinggal Barang Berharga di Mobil

Overdrive bisa digunakan saat pengendara akan menyalip kendaraan di depannya. Ketika tuas sudah berada di D, pengendara cukup menekan tombol O/D pada tuas transmisi, otomatis gigi transmisi yang sudah berada di posisi 4 turun ke posisi 3.

Putaran mesin seketika juga akan lebih padat seiring dengan jarum rpm yang naik, Ketika pedal gas diinjak lebih dalam, maka dampaknya mesin akan lebih responsif dibandingkan saat berada di posisi D.

“Simpelnya, overdrive itu seperti memindahkan dari gigi 4 ke 3 ketika bawa mobil manual, akibat dari perpindahan itu menimbulkan sensasi seperti engine brake. Overdrive lebih tepat diartikan sebagai pembatas untuk transmisi matik, atau bisa juga dimanfaatkan untuk membuat laju mobil lebih responsif ketika menyalip,” kata Hermas.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.