Pencurian Modus Pecah Kaca, Jangan Tinggal Barang Berharga di Mobil

Kompas.com - 05/05/2020, 16:50 WIB
Ilustrasi pencurian barang di mobil blog.auntyacid.comIlustrasi pencurian barang di mobil
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Aksi pencurian nekat kembali terjadi, kali ini korbannya sebuah Kijang Innova yang tengah berhenti di pinggir jalan.

Pencuri sepertinya sudah membuntuti mobil tersebut, hingga akhirnya sebuah tas diambil dengan cara memecahkan kaca mobil.

Sebelumnya masih segar dalam ingatan kita, pencurian di SPBU. Pencuri memanfaatkan pemilik mobil yang sedang lengah tidak mengunci mobil saat mengisi BBM, barang berharga pun raib seketika.

Baca juga: Masih Perlukah Ritual Panaskan Mesin pada Motor Injeksi?

Bahkan pencurian modus pecah kaca juga dialami Dokter Tirta Mandira Hudhi, sekitar Senin malam (4/5/2020). Kaca BMW Seri 5 E60 miliknya dibobol maling, beberapa barang berharga seperti laptop pun hilang.

Menanggapi kejadian ini, Training Director The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan, mengatakan, sebaiknya pemilik mobil tidak meninggalkan barang berharga di mobil.

“Jadi pastikan tidak menaruh barang berharga seperti tas di tempat yang terlihat dari luar, lebih baik disembunyikan atau kita pakai terus jika tasnya kecil,” ujar Marcell, kepada Kompas.com (5/5/2020).

Baca juga: Diskon MPV Murah Jelang Lebaran Tembus Rp 30 Juta

Sementara itu, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana, mengatakan, gelap terangnya kaca film ternyata juga mempengaruhi niat orang dalam mencuri barang berharga di mobil.

“Jadi jangan pernah taruh barang-barang di dalam kabin, selain itu jangan gunakan kaca film yang terlalu gelap agar tidak mengundang kecurigaan atau rasa penasaran para pencuri,” ucap Sony, kepada Kompas.com pada saat yang sama.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X