Efek Mobil Parkir Terlalu Lama, Banyak Komponen Jadi Rusak

Kompas.com - 25/04/2020, 12:32 WIB
Kondisi mobil yang sudah parkir lebih dari enam bulan di Bandara Adi Soemarmo, Solo. Lamanya waktu parkir membuat tagihan tarif parkir mencapai Rp 10 juta lebih. KOMPAS.com/ Ari PurnomoKondisi mobil yang sudah parkir lebih dari enam bulan di Bandara Adi Soemarmo, Solo. Lamanya waktu parkir membuat tagihan tarif parkir mencapai Rp 10 juta lebih.

Komponen selanjutnya, yaitu tangki bahan bakar (BBM). Apabila ketika ditinggalkan tangki BBM tidak penuh, maka akan timbul karat yang berlebihan.

Timbul karat pada tangki disebabkan oleh kondensasi dari udara yang mengandung uap air dan mengembun, bercampur dalam tangki dan mengendap di dasarnya.

“Endapan ini yang mengakibatkan keropos di tangki BBM. Jadi tangki harus dikuras sampai benar-benar bebas karat, kalau tidak ada kebocoran, bisa dipakai lagi,” ujar Suparna.

Selain tangki BBM, saluran bahan bakar juga bisa terkena imbasnya. Karat bisa timbul pada saluran/pipa BBM sehingga saat dihidupkan ada sumbatan yang menghambat mesin untuk hidup. Suparna mengatakan kalau harus dibersihkan dengan membongkar per bagian saluran.

Baca juga: Vinales Sedih Posisi Rossi Digantikan Quartararo

“Selanjutnya, cairan-cairan yang ada di kendaraan seperti oli dan bensin juga bisa rusak karena terlalu lama diam. Oli akan mengalami kondensasi dan bensin wajib dikuras karena sudah terkontaminasi karat, kotoran, dan kadar air yang tinggi,” ucapnya.

Oli yang sudah mengalami kondensasi kemampuan melumasi akan turun dan tidak bisa melindungi komponen mesin bila tetap dipakai. Jika ingin menghidupkan kembali mesinnya, oli pasti harus diganti, begitu juga dengan bensin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Komponen seperti kabel-kabel kelistrikan juga rawan kerusakan. Kendaraan yang lama diparkir dapat dipastikan menjadi sarang tikus. Gigitan tikus dapat memutus kabel-kabel yang ada di mobil,” jelasnya.

Apabila hendak diganti, harus cek kasus per kasus, apakah bisa sebagian diperbaiki atau diganti sistem kelistrikannya secara keseluruhan. Lalu kerusakan yang bisa terjadi yaitu pada bagian eksterior, cat dan komponen bodi.

“Cat akan pudar karena terpaan panas matahari dan hujan yang bergantian, serta debu yang menempel menimbulkan kerak/noda membandel. Komponen bodi yang terbuat dari karet/plastik akan mengeras, memutih, bahkan getas dan tidak bisa dipakai kembali,” Suparna menjelaskan.

Suparna juga menyarankan untuk mengecek komponen elektronik yang ada pada kendaraan. Kondisi mobil yang terpanggang panas matahari selama setahun memungkinkan adanya kerusakan pada ECU, sensor-sensor, dan komponen elektronik lainnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.