Jurus Bertahan Bengkel Modifikasi di Tengah Pandemi

Kompas.com - 23/04/2020, 08:22 WIB
Modifikasi Datsun Go pemenang Live Modz di GIIAS 2015 karya Tomi Airbrush. Febri Ardani/KompasOtomotifModifikasi Datsun Go pemenang Live Modz di GIIAS 2015 karya Tomi Airbrush.

JAKARTA, KOMPAS.com – Sektor industri pendukung otomotif, dalam hal ini bengkel modifikasi juga tengah berjibaku dengan situasi pandemi virus corona atau Covid-19. Jurus bertahan para bengkel modifikasi coba dilakukan agar bisnis tetap jalan, meskipun pendapatan terpukul.

Andre Mulyadi, Ketua dari National Modificator and Aftermarket Association ( NMAA), mengatakan kalau pendapatan berbagai bengkel modifikasi sudah turun sampai 60 persen. NMAA saat ini juga mencoba membuat program kerja sama dengan marketplace.

Bengkel-bengkel harus tutup, jadi lewat program kerjasama ini semoga rekan-rekan industri modifikasi bisa mengalihkan bisnisnya dari offline menjadi online,” kata Andre kepada Kompas.com, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Nekat Mudik Lebaran, Disuruh Putar Balik atau Denda Rp 100 Juta

Honda HR-V rancangan rumah modifikasi asal Bandung, Signal Kustom, mejeng di SEMA 2015.Andre Mulyadi Honda HR-V rancangan rumah modifikasi asal Bandung, Signal Kustom, mejeng di SEMA 2015.

Andre juga mengatakan, bisnis online harus diterapkan agar tetap bisa mendapatkan penghasilan dan menjaga karyawannya. Bengkel yang sudah menerapkan sistem online, rata-rata terbantu penurunan omzetnya menjadi 30 persen – 40 persen saja.

Berkaitan dengan sistem online, salah satu bengkel yang menerapkannya yaitu Tomi Airbrush di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Tomi, pemilik bengkel, mengatakan kalau untuk penerimaan pelanggan, hanya melalui online, tidak datang ke bengkel.

“Mulai dari kesepakatan pekerjaan, desain, dan pembayaran melalui online. Jika pekerjaan yang lama seperti cat dan modifikasi, kita jemput mobil ke rumah pemiliknya dengan towing,” ucap Tomi kepada Kompas.com, Rabu (22/4/2020).

Baca juga: Mudik Dilarang Pemerintah, Pengusaha Bus: Artinya Selesai buat Kami

Tomi mengatakan, pekerjaan di bengkel juga dibuat steril, jika sudah selesai, kabin mobil akan di fogging untuk menghilangkan bakteri, kuman dan virus. Sehingga pelanggan merasa lebih aman dan nyaman. Begitu juga dengan layanan door to door.

“Kalau pekerjaan yang simpel seperti fogging mobil, nano burn coating, poles, hingga pemasangan kerjaan harian, kita ada servis door to door. Jika pelanggan menginginkan harus benar-benar steril, karyawan yang ke sana juga disediakan APD dari kami,” ucapnya.

Selain Tomi Airbrush, bengkel modifikasi mobil 4x4 Laksana Motor di Temanggung, Jawa Tengah, juga hanya menerima pemesanan aksesoris lewat online dan mengirim barangnya, tidak beserta pemasangan di bengkel.

pikap kabin gandainstagram/laksana_motor pikap kabin ganda

“Pembeli ada saja pada saat ini, tapi kita tidak bisa pasang. Saat ini kita hanya kirim ke pembeli dan memberi diskon spesial untuk barang tertentu,” kata Ivan Arif, Pemilik dari Laksana Motor, kepada Kompas.com.

Ivan menjelaskan, diskon yang ditawarkan antara lain, adalah bumper mobil dengan harga berkisar Rp 20 juta ke bawah untuk pikap Dcab. Sedangkan untuk produk di atas harga tersebut, dianggap langka, sehingga tidak ada diskon.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X