Motor Lama Menganggur, Waspada Pentil Ban Robek Akibat Ban Kempis

Kompas.com - 20/04/2020, 09:42 WIB
Periksa ban motor ShutterstockPeriksa ban motor

JAKARTA, KOMPAS.com - Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) membuat sepeda motor jadi jarang digunakan. Kondisi ini tentu dapat membuat tekanan udara pada ban berkurang.

Saat tekanan udara pada ban berkurang, tentu sebaiknya jangan dibiarkan terlalu lama. Sebab, kondisi ini dapat mengakibatkan kerusakan pada bagian ban, seperti pentil ban.

Baca juga: Bermain Game Balap Motor buat Usir Jenuh saat PSBB di Rumah

Khususnya pada sepeda motor yang masih memakai ban dalam. Jika ban yang kempis dipaksa untuk jalan, maka berisiko membuat pentil ban robek.

Garis pada ban motorStanly/Otomania Garis pada ban motor

Dodiyanto, Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal Tbk, produsen IRC Tire, mengatakan, hal itu bisa terjadi karena pentil pada ban dalam dibuat menyatu, beda dengan pentil ban tubeless yang mengikat di pelek.

"Khusus yang masih pakai pentil tube tidak boleh tekanan angin kurang dipakai terus menerus karena bisa mengakibatkan valve di pentil copot atau malah robek dari ban dalamnya," kata Dodi, saat dihubungi Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Polisi Mulai Tegur Pengendara yang Melanggar PSBB

Dodi menambahkan, pentil ban bisa robek lantaran posisi pentilnya tidak tegak. Sehingga saat sering dipakai jalan, bagian bawah pentil yang menyabung ke ban dalam dalam tidak sanggup menahan beban, sehingga terjadilah robek.

"Pada saat tekanan udara kurang artinya ban jadi menanggung beban lebih berat. Dalam kondisi tersebut posisi pentil ikut miring dan bisa membuat pentil lepas dari ban dalam," ujar Dodi.

Dodi mengatakan, jangan biarkan tekanan udara pada ban berkurang terus menerus. Tambahkan tekanan udara pada ban sesuai ketentuan yang disarankan pabrikan. Jangan lupa untuk memakai tutup pentil, karena berfungsi menjaga ban tak mudah bocor.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X