Aktivitas Pabrik Tak Dilarang, tetapi Wajib Terapkan Protokol Ini

Kompas.com - 08/04/2020, 08:22 WIB
Toyota Sienta diproduksi di Plant II milik Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawarang, Jawa Barat. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN)Toyota Sienta diproduksi di Plant II milik Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawarang, Jawa Barat.
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian ( Kemenperin) tak melarang sektor industri, termasuk otomotif, untuk tetap melakukan aktivitas produksi di pabrik, dalam pandemi darurat virus corona ( Covid-19).

Namun, aktivitas pabrik wajib dilakukan sesuai aturan yang tertuang pada Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Operasional Pabrik Dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019.

Edaran tersebut berisikan pedoman bagi asosiasi industri, perusahaan industri, dan perusahaan kawasan industri dalam menjalankan kegiatan usahanya selama pagebluk corona dengan protokol kesehatan yang wajib dipenuhi, baik dari sisi perusahaan maupun karyawan.

Baca juga: Pemerintah Susun Aturan Mudik, Mobil Pribadi Dibatasi Penumpangnnya

Berikut poin ketentuannya:

1. Bagi perusahaan industri atau perusahaan kawasan industri:

a. Melakukan screening awal kepada seluruh pekerja melalui pemeriksanaan suhu tubuh dan orang dengan gejala pernapasan seperti batu, flu, sesak napas pada waktu memasuki area pabrik dan pergantian shif.

b. Jika ditemukan pekerja yang tidak sehat dilarang dalam kegiatan perusahaan dan merekomendasikan untuk segera memeriksa diri ke fasilitas layanan kesehatan perusahaan atau pemerintah.

Ilustrasi: Industri perakitan otomotif nasional.
KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG Ilustrasi: Industri perakitan otomotif nasional.

c. Memastikan pekerja yang tidak sehat dan memiliki riwayat perjalanan dari negara atau zona/kita dengan transmisi lokal Covid-19 dalam 14 hari terkhir tidak memasuki area pabrik. Hal ini diinformasikan melalui pemberitahuan di area masuk pintu masuk.

Informasi daftar negara dengan transmisi lokal Covid-19 dapat diakses di www. covid-19.kemenkes.go.id.

d. Memastikan area kerja memiliki sirkulasi udara yang baik dan memiliki fasilitas memadai untuk mencuci tangan, termasuk fasilitas mencuci tangan sebelum memasuki bangunan atau gedung.

Baca juga: PSBB di Jakarta, Honda dan Toyota Ikuti Arahan Pemerintah

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X