[POPULER OTOMOTIF] Proses Dapat Keringanan Kredit Motor Honda | Lagi Tren Keliling Jakarta di Dalam Mobil

Kompas.com - 03/04/2020, 06:02 WIB

Selain untuk memecah kebosanan karena seruan social distancing sampai kampanye kerja dari rumah alias work from home ( WFH) yang sudah bergulir dua pekan lebih. Ternyata, tren naik mobil ini ada positifnya, terutama terkait kelistrikan kendaraan.

Pasalnya, ketika mobil dalam keadaan parkir, mesin mati atau posisi kontak off, sejumlah komponen mobil masih butuh pasokan daya listrik. Misalnya untuk kebutuhan alarm, jam digital, hingga perangkat immobilizer.

Daya listrik itu diperoleh dari penyimpanan listrik pada aki yang punya kapasitas terbatas. Jika tak ada aliran listrik baru ke aki, persediaan tersebut lama-kelamaan akan habis.

Baca juga: Ternyata Tren Keliling Jakarta, Di Mobil Aja Ada Positifnya

3. Honda PCX 150 Dikeroyok, Yamaha Luncurkan Majesty S 155

Skuter matik Honda PCX 150 belum sempat membalas kehadiran All New Yamaha NMAX 155. Dalam waktu dekat ini, Yamaha kembali akan meluncurkan skutik terbaru di segmen sama, yakni Majesty S 155.

Nama Majesty bisa dibilang tak asing bagi konsumen di Indonesia, karena versi lawasnya pernah dipasarkan.

Di Taiwan, skutik ini diberi nama SMax. Berdasarkan keterangan resmi dari Yamaha Jepang, Majesty S 155 rencananya akan diluncurkan 10 April 2020 di sana.

Baca juga: Honda PCX 150 Dikeroyok, Yamaha Luncurkan Majesty S 155

4. Begini Proses Mendapat Keringanan Kredit Motor Honda

Direktur Utama Mandiri Utama Finance Stanley Setia Atmadja, Direktur Utama Bank Mandiri Kartia Wirjoatmodjo, dan Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Herry Gunardi di Jakarta, Senin (18/3/2019). Kompas.com/Mutia Fauzia Direktur Utama Mandiri Utama Finance Stanley Setia Atmadja, Direktur Utama Bank Mandiri Kartia Wirjoatmodjo, dan Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Herry Gunardi di Jakarta, Senin (18/3/2019).

Pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyiapkan kelonggaran untuk pembayaran kredit bagi para pekerja informal, seperti ojek online, sopir taksi, nelayan, pelaku UMKM, dan sebagainya.

Bagi Anda yang terdampak virus corona ( Covid-19) dan termasuk dalam pekerja informal, serta ingin mendapat keringanan kredit, silakan menghubungi perusahaan pembiyaan yang digunakan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.