Ancaman Virus Corona Berpengaruh Terhadap Psikologis Pebalap MotoGP

Kompas.com - 17/03/2020, 12:12 WIB
Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci pamer  livery baru di motor mereka Foto: Twitter MotoGPAndrea Dovizioso dan Danilo Petrucci pamer livery baru di motor mereka
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso berpendapat bahwa ancaman wabah virus corona mempengaruhi psikologis para pebalap MotoGP di musim 2020.

Hal ini karena virus yang dinyatakan sebagai pandemik global tersebut membuat berbagai kegiatan rutin pebalap berubah-ubah. Misalnya, prihal jadwal balap dan latihan.

"Seluruh program latihan saya berubah, termasuk jadwal balap yang masih bersifat tentatif. Meski demikian, saya cukup bersyukur rumah saya dekat dengan berbagai kegiatan yang menunjang seperti private gym," katanya dilansir GPOne, Selasa (17/3/2020).

Baca juga: Honda dan Marquez Paling Untung dengan Jadwal MotoGP 2020

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (kanan), tengah berbincang dengan rider Ducati, Andrea Dovizioso, pada sebuah sesi konferensi pers jelang MotoGP Malaysia 2019, 31 Oktober 2019.AFP/MOHD RASFAN Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez (kanan), tengah berbincang dengan rider Ducati, Andrea Dovizioso, pada sebuah sesi konferensi pers jelang MotoGP Malaysia 2019, 31 Oktober 2019.

"Di olahraga ini kami memiliki rutinitas tetap selama bertahun-tahun dan perubahan saat ini merupakan pukulan psikologis bagi kami," lanjut Dovizioso.

Pada waktu senggang, Dovi mengaku biasanya mengisi kegiatannya untuk melakukan motocross. Tetapi karena ada imbauan untuk membatasi kegiatan di luar rumah, rutinitas itu menjadi terbatas.

"Jadi saya banyak menghabiskan waktu untuk menonton TV di rumah dan berusaha melakukan meneliti terkait pebalap lainnya dan situasi ini," katanya.

Baca juga: Jika MotoGP Batal karena Virus Corona, Pebalap Gagal Gajian

Andrea DoviziosoFoto: Twitter Andrea Dovizioso

"[Adaptasi] akan sangat rumit dan akan tergantung dari seberapa cepat Anda bisa menghadapinya. Jika Anda bisa cepat maka Anda bisa menang atau sebaliknya," ujar Dovi.

Untuk diketahui penyebaran virus corona yang masif membuat musim balap tahun ini berjalan tidak seperti biasanya. Setelah MotoGP Qatar tidak dapat berlangsung pada Minggu (8/3), setidaknya ada tiga agenda balapan yang ditunda yakni MotoGP Amerika Serikat, MotoGP Thailand, dan MotoGP Argentina.

"Saya belum bisa memastikan jadwal balap karena masih terlalu dini dan situasi dunia masih bisa berubah drastis. Ketika ada tanggal balapan yang pasti saya baru akan memikirkannya," ujar Dovizioso.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber gpone
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X