Incar Penunggak Pajak, Polisi Bakal Sering Razia Mobil dan Motor

Kompas.com - 10/03/2020, 15:32 WIB
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar razia penertiban kendaraan umum di Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2014). Puluhan angkutan umum tidak layak beroperasi terjaring dalam razia itu. KOMPAS.com/FITRI PRAWITASARIDirektorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar razia penertiban kendaraan umum di Jalan Senen Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/2/2014). Puluhan angkutan umum tidak layak beroperasi terjaring dalam razia itu.
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Guna meningkatkan kepatuhan pengendara akan tanggung jawabnya untuk melunasi pajak kendaraan, Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta berkolaborasi dengan kepolisian akan menggelar razia pajak secara rutin.

Menurut Pilar Hendrani, Sekretaris Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta, cara ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah pajak kendaraan bermotor, terlebih masih banyak kendaraan yang belum membayar pajak.

“Saat ini target pajak kendaraan bermotor (PKB) DKI sebesar Rp 9,5 triliun, dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) Rp 5,9 triliun,” ujar Pilar, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Resmi, Tarif Ojek Online di Jabodetabek Naik

Polisi Lalulintas dari Polresta Denpasar dan Ditlantas Polda Bali menggelar razia kendaraan di jalur menuju lokasi penyelenggaraan Kongres PDI Perjuangan ke-4 di Sanur.  KOMPAS.com/ SRI LESTARI Polisi Lalulintas dari Polresta Denpasar dan Ditlantas Polda Bali menggelar razia kendaraan di jalur menuju lokasi penyelenggaraan Kongres PDI Perjuangan ke-4 di Sanur.

“Artinya, berharap kolaborasi dengan kepolisian bukan sekadar meningkatkan kepatuhan pajak tapi juga kepatuhan masyarakat dalam tertib berlalu lintas,” katanya.

Selain itu Pilar mengatakan, razia yang dilakukan menjadi salah satu bentuk sosialisasi terkait aturan penghapusan data registrasi dan identifikasi (regident) STNK, bagi mobil maupun sepeda motor.

Aturan ini sebetulnya sudah tercantum dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 74 dan Peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2012 Pasal 110.

Baca juga: Polisi Berhak Menilang Kendaraan yang Menunggak Pajak, Ini Aturannya

Loket perpanjangan STNK di Samsat Jakarta Timur. Sabtu (30/4/2016)Kompas.com/Robertus Belarminus Loket perpanjangan STNK di Samsat Jakarta Timur. Sabtu (30/4/2016)

Intinya, mobil dan sepeda motor yang menunggak pajak selama dua tahun berturut-turut, sejak habisnya masa berlaku STNK lima tahun, maka data STNK akan dihapus.

Otomatis kendaraan akan menjadi barang rongsok lantaran tidak legal digunakan di jalan, karena tidak ada opsi pemutihan atau registrasi ulang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.