Warga Jawa Tengah Dibebaskan Denda Pajak dan Balik Nama Kendaraan

Kompas.com - 10/03/2020, 07:12 WIB
Pajak progresif dikenakan bagi dua kendaraan atau lebih dengan nama pemilik di STNK dan BPKB yang sama. Dok. SamsatPajak progresif dikenakan bagi dua kendaraan atau lebih dengan nama pemilik di STNK dan BPKB yang sama.
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com - Program pembebasan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang digulirkan Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), sejak 17 Februari 2019, berimbas pada pemohon mutasi kendaraan.

Salah satunya seperti yang terjadi di wilayah Kota Solo. Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Busroni mengatakan, sejak adanya pembebasan BBNKB mendorong para pemilik kendaraan bermotor melakukan mutasi.

“Ada peningkatan sebesar 25 persen para pemilik kendaraan yang melakukan mutasi,” kata Busroni kepada Kompas.com, Senin (9/3/2020).

Para pemilik kendaraan bermotor, menurut Busroni, didominasi mutasi dari Solo ke luar Solo. Sementara untuk mutasi dari daerah lain ke Solo justru tidak terlalu banyak.

Baca juga: Warga Jateng Bisa Bayar Pajak Kendaraan Secara Online, Begini Caranya

“Ya kebanyakan malah yang pindah dari Solo ke luar, kalau yang masuk ke Solo masih normal,” ucapnya.

Busroni menambahkan, bagi para pemilik kendaraan yang ingin melakukan mutasi dan balik nama kendaraan, wajib menyelesaikan administrasi atau pajak kendaraan di daerah asal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jateng bebas BBNKB dan Denda Pajak Kendaraan bermotor@bapenda_jateng Jateng bebas BBNKB dan Denda Pajak Kendaraan bermotor

Setelah itu, barulah bisa dilakukan proses untuk pencabutan berkas dari daerah asal dan didaftarkan ke daerah tujuan.

“Syarat yang wajib dibawa itu STNK asli, BPKB asli, KTP tujuan, dan juga kendaraan bermotor dibawa untuk dilakukan cek fisik,” ujarnya.

Untuk proses mutasi dan balik nama kendaraan ini, Busroni menyampaikan sekitar dua pekan sampai dengan tiga pekan.

Program pembebasan BBNKB sendiri berlangsung hingga 16 Juli 2020. Bapenda berharap dengan adanya kebijakan ini maka para pemilik kendaraan yang belum balik nama terdorong untuk melakukan balik nama.

Baca juga: Pemprov Jateng Bebaskan Bea Balik Nama dan Denda Pajak Kendaraan

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.