[POPULER OTOMOTIF] Larangan Truk ODOL Tanpa Pengecualian | Bikin SIM Kini Pakai Psikotes

Kompas.com - 10/03/2020, 06:02 WIB
pemohon SIM di Solo mengikuti tes kesehatan rohani atau tes psikologi, Senin (9/3/2020). Ari Purnomopemohon SIM di Solo mengikuti tes kesehatan rohani atau tes psikologi, Senin (9/3/2020).

Agar lolos standar emisi Euro IV yang berlaku 2021 mendatang, secara umum bisa saja Panther mengusung mesin Traga yang sudah lolos aturan tersebut.

Baca juga: Isuzu Panther Dibuat Lolos Euro IV, Harganya Tambah Mahal

3. Kenapa Sekarang Bikin SIM Harus Lolos Tes Psikologi?

Sejumlah daerah mulai menerapkan aturan tes psikologi, yang wajib dilakukan sebelum melakukan pembuatan Surat Izin Mengemudi ( SIM) baru. Hasilnya akan dilampirkan sebagaimana tes kesehatan, dan menjadi pelengkap berkas untuk keperluan administrasi.

Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin Hanggara mengatakan, tujuan dari diadakannya tes psikologi adalah untuk mengetahui tingkat emosi dari pemohon SIM.

Adapun psikotes ini meliputi kemampuan berkonsentrasi, kecermatan, pengendalian diri, kemampuan menyesuaikan diri, dan stabilitas emosi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Kenapa Sekarang Bikin SIM Harus Lolos Tes Psikologi?

4. Kemenhub Bicarakan Skema Konversi Motor Jadul ke Listrik

Motor listrik BF Goodrich BF-CGKompas.com/Donny Motor listrik BF Goodrich BF-CG

Kementerian Perindustrian berencana untuk melegalkan rekondisi motor tua berbahan bakar minyak yang dikonversi menjadi listrik murni atau battery electric vehicle ( BEV).
Wacana ini muncul sebagai salah satu upaya mendorong era elektrifikasi di Tanah Air.

Sehingga ekosistem tidak hanya tumbuh di kendaraan baru, tetapi juga mobil atau motor bekas yang sudah ada di masyarakat.

Dewanto Purnacandra, Kasubdit Uji Tipe Kendaraan Bermotor Direktorat Sarana Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan ( Kemenhub), mengatakan, saat ini pihaknya masih menggodok konsep tersebut.

"Konsep sedang disusun tapi mesti dibahas dengan banyak pihak terkait, sebab ada banyak peraturan di atas yang jangan sampai kita melanggar, karena aturan terkait modifikasi harus ada izin, ada APM," katanya di Jakarta, belum lama ini.

Baca juga: Kemenhub Bicarakan Skema Konversi Motor Jadul ke Listrik

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.