Simak Tips Aman Saat Naik Taksi atau Ojek Online di Malam Hari

Kompas.com - 20/02/2020, 11:12 WIB
Ilustrasi taksi online. SHUTTERSTOCKIlustrasi taksi online.
Penulis Ari Purnomo
|


JAKARTA, KOMPAS.com
- Keberadaan transportasi online atau daring cukup membantu aktivitas masyarakat. Terutama mereka yang tidak menggunakan kendaraan pribadi untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Kemudahan dalam hal pemesanan menjadi kelebihan tersendiri. Maka menjadi hal yang wajar, semakin hari peminat transportasi daring ini terus tinggi.

Kondisi ini mendorong jumlah driver ojol semakin banyak. Otomatis tingkat pelayanan dan keamanan pun kadang dirasakan mulai berkurang.

Salah satunya adanya kejahatan yang dilakukan oleh driver. Meski hanya oknum, tetapi kejadian ini kadang menimbulkan rasa was-was pada calon penumpang, terutama para wanita.

Baca juga: Tersinggung Uangnya Dikembalikan, Penumpang Ini Bacok Tukang Ojek

Terlebih, mereka yang sering menggunakan transportasi daring ini pada malam hari. Untuk memastikan keamanan selama menggunakan ojol, penumpang perlu melakukan beberapa hal atau antisipasi.

Ilustrasi ojek online, tarif baru ojek onlineShutterstock Ilustrasi ojek online, tarif baru ojek online

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia ( SDCI) Sony Susmana mengatakan , munculnya kejahatan pelaku itu kadang tidak hanya saat adanya niat untuk melakukan sebuah kejahatan. Tetapi, juga adanya kesempatan untuk melakukan hal tersebut.

“Kalau semua sudah direncanakan dengan matang dan terkontrol pasti niat jahat tidak akan terwujud,” katanya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (19/2/2020).

Maka dari itu, sebelum menggunakan transportasi daring saat tengah malam sebaiknya seorang wanita perlu melakukan persiapan.

Baca juga: Alasan Pengendara Ojek Online Main Ponsel saat Berkendara

Identitas driver harus sesuai

Calon penumpang saat melakukan order atau pemesanan pastilah akan melihat identitas driver yang akan menjemput.

Identitas tersebut berisi foto driver, nama, jenis kendaraan sampai dengan plat nomor kendaraan yang digunakan.

Saat driver tiba, calon penumpang bisa segera lakukan pengecekan identitas tersebut. Jika ternyata data yang ada tidak sesuai lebih baik tidak melanjutkan orderan.

“Pastikan orderan antara muka dengan plat nomor kendaraan sama dengan aplikasi,” ucap Sony.

Foto layar pemesanan

Tangkapan layar HP aplikasi GrabKOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN Tangkapan layar HP aplikasi Grab

Untuk memastikan keamanan saat melakukan perjalanan menggunakan Ojol, tidak ada salahnya penumpang foto layar atau screenshot pemesanan. Selanjutnya, hasil foto ini bisa dikirimkan kepada keluarga atau kerabat dekat.

Sehingga, keluarga maupun kerabat dekat bisa memantau keberadaan penumpang saat menggunakan taksi online.

Cara ini dinilai lebih aman bagi wanita yang menggunakan taksi online tengah malam.

Baca juga: Seorang Pengemudi Ojek Online Diserang, Apakah Benar Klithih?

“Screenshot orderan dan kirimkan ke kerabat dekat, jangan lupa sampaikan Standar Operasional Prosedur (SOP) hal tersebut ke pengemudinya,” kata Sony.

Dengan begitu, lanjut Sony, maka niat untuk melakukan kejahatan bisa digagalkan.

Hindari menggunakan barang berharga

Seorang wanita memang identik menggunakan beragam perhiasan. Saat mengorder taksi online di malam hari, sebaiknya menghindari hal tersebut.

Sony mengatakan, perhiasan yang digunakan oleh penumpang juga bisa mengundang terjadinya kejahatan.

Meskipun, kejahatan tidak direncanakan tetapi saat ada kesempatan bukan tidak mungkin kejahatan bisa terjadi.

“Sebaiknya tidak menggunakan pernak-pernik yang menyilaukan (perhiasan). Selain itu, jangan menggunakan pakaian yang minim yang bisa menggoda (lawan jenis),” katanya.

Baca juga: Iseng Sebarkan Video Hoaks Korban Klitih, Driver Ojek Online Ditangkap Polisi

Sebaiknya, lanjut Sony, penumpang menggunakan pakaian yang sopan dan tidak kinclong.

Selalu berkomunikasi selama perjalanan

Ilustrasi menyetir sambil gunakan ponsel.SHUTTERSTOCK Ilustrasi menyetir sambil gunakan ponsel.

Saat melakukan perjalanan menggunakan taksi online di tengah malam, sebaiknya penumpang wanita terus mengaktifkan gawainya atau ponselnya. Hal ini cukup penting agar penumpang bisa terus berkomunikasi dengan keluarga maupun kerabat.

Dengan begitu, posisi dan keadaan penumpang wanita pun bisa diketahui. Sehingga semakin memastikan tingkat keamanan penumpang selama perjalanan.

“Yang paling penting selalu berkomunikasi via HP dengan kerabat selama perjalanan, sudah resiko yang harus dilakukan ketika naik taksi online malam-malam,” ucap Sony.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X