Mendalami Karakter Yamaha XSR155

Kompas.com - 18/02/2020, 18:02 WIB
Yamaha XSR155 KOMPAS.com/GilangYamaha XSR155
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Yamaha XSR155 hadir mengisi celah kelas sport naked 150cc. Motor bergaya neo retro itu bisa dibilang kebalikan dari saudara kandungnya Yamaha MT-15 yang berciri khas street fighter.

Berstatus masih bersaudara tak pelak keduanya berbagai banyak komponen. Dari yang paling krusial seperti sasis dan mesin, hingga ke bagian lain mulai dari suspensi depan tipe up side down (USD) hingga pelek.

Baca juga: Seberapa Irit Yamaha XSR155? Ini Hitungannya

Buat yang pernah merasakan atau memiliki YZF-R15, Vixion R atau MT-15 maka tidak sulit mengira tenaga yang dihasilkan XSR155, sebab basis mesin yang dipakai memang serupa. Mesinnya masih sama, responsif dan bertenaga.

Yamaha XSR155KOMPAS.com/Gilang Yamaha XSR155

Di atas kertas, XSR155 mengusung jantung 155cc, 4-tak, SOHC, 4-katup, VVA, berpendingin cairan. Mesin mampu menghasilkan tenaga 14.2 kW pada 10.000 rpm dan torsi 14.7 Nm pada 8.500 rpm. Tenaga dikirim ke roda pakai transmisi enam percepatan.

Dengan piston x langkah yakni 58,0 mm x 58,7 mm atau biasa disebut square (kotak) mesin punya tenaga yang merata. Karakternya diatur agar bisa kompromi di semua level. Walau buat yang maniak top speed mungkin kurang suka tipe ini.

Merasakan transmisi enam percepatan terasa eskalasi tenaga yang halus. Gigi satunya memang terasa pendek, tapi membantu saat motor harus berjuang di kemacetan. 

Untuk bagian kemudi, Kompas.com menilai setang XSR155 sedikit pendek dan maju untuk harian. Sebab dengan kondisi standar, badan harus sedikit menekuk. Sebetulnya tidak masalah bagi yang sudah biasa pakai setang pendek.

Yamaha XSR155KOMPAS.com/Gilang Yamaha XSR155

Baca juga: Posisi Duduk Yamaha XSR155 yang Bergaya Balap

Setang pendek juga membuat posisi tubuh lebih lebih enak dilihat saat di atas motor, lebih racy. Jika merasa kurang nyaman pun mudah, cukup ganti dengan setang yang lebih tinggi dan lebih muncur sedikit.

Pijakan kaki XSR155 cukup tinggi ala motor sport seperti saudaranya YZF-R15. Gaya racy ini mampu mendongkrak penampilan saat di jalan, tapi agak pegal kalau buat harian membelah macet dengan kondisi stop dan go.

Adapun soal desain sudah dibahas sebelumnya. Karena desain balik ke selera masing-masing Kompas.com merasa proporsinya pas. Yamaha mengakomodir agar konsumen tak perlu repot jika ingin memodifikasi motornya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X