MUF Pertimbangkan Biayai Kredit Kendaraan Listrik

Kompas.com - 17/02/2020, 13:46 WIB
Desain BMW i3s Desain BMW i3s


JAKARTA, KOMPAS.com
- Kendaraan ramah lingkungan termasuk listrik sudah mulai berkembang di pasar otomotif nasional. Meski belum banyak, setidaknya arahnya jelas bahwa Indonesia akan bermain di mobil dan sepeda motor itu.

Peluang itu juga dilihat oleh PT Mandiri Utama Finance (MUF). Sebagai perusahaan pembiayaan, ke depan tidak menutup kemungkinan akan ikut membiayai kendaraan ramah lingkungan, termasuk listrik.

Stanley Setia Atmadja, Direktur Utama MUF menjelaskan sekarang ini belum mendukung untuk pembiayaan kredit kendaraan listrik. Sebab, masih melihat dulu peluang dan seberapa banyak populasi mobil dan motor listriknya.

Baca juga: Ini Biaya Resmi Bikin Baru dan Perpanjangan SIM

"Arahnya sudah jelas Indonesia akan mengikuti tren global. Dan kami sedang pertimbangkan itu semua, pada waktunya nanti, kita akan ikut bergerak ke arah sana," kata Stanley di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (17/2/2020).

Mandiri Utama Financeistimewa Mandiri Utama Finance

Populasi kendaraan listrik di Indonesia sekarang ini memang belum banyak. Model yang sudah dipasarkan baru BMW i3s, dan Tesla. Sementara roda dua, ada Gesits, Viar Q1, beberapa produk Selis, dan masih banyak lagi yang lainnya.

"Kita meliat dulu ke depan merek dan peluangnya seperti apa. Sedang kita pelajari dulu untuk segmen ini," ucap Stanley.

Target 2020

Direktur Utama Mandiri Utama Finance Stanley Setia Atmadja, Direktur Utama Bank Mandiri Kartia Wirjoatmodjo, dan Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Herry Gunardi di Jakarta, Senin (18/3/2019). Kompas.com/Mutia Fauzia Direktur Utama Mandiri Utama Finance Stanley Setia Atmadja, Direktur Utama Bank Mandiri Kartia Wirjoatmodjo, dan Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Herry Gunardi di Jakarta, Senin (18/3/2019).

Demi menjaga komitmen penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor yang terus meningkat, Stanley melanjutkan untuk target volume penjualan pembiayaan MUF tahun 2020 optimis tercapai sebesar Rp 8,8 Triliun.

Komposisi target pembiayaan motor dan mobil di tahun ini masih didominasi oleh pembiayaan motor baru dan mobil baru, karena strategi dari ATPM selalu mengeluarkan varian motor dan mobil baru di 2020.

Baca juga: Tes Psikologi untuk Bikin SIM Harus Segera Dimulai

"Pada akhir tahun 2019, MUF telah membukukan volume penjualan pembiayaan Rp 8,123 Triliun atau meningkat 11,3% dibandingkan dengan pencapaian pada tahun 2018 sebesar Rp 7,298 Triliun”, kata Stanley.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X