Jangan Berhenti di Bahu Jalan untuk Akali Ganjil Genap, Bisa Kena Denda Rp 500.000

Kompas.com - 10/02/2020, 13:04 WIB
Pengemudi menunggu berakhirnya ganjil genap di bahu jalan tol. IstimewaPengemudi menunggu berakhirnya ganjil genap di bahu jalan tol.
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Perluasan penerapan aturan ganjil genap di DKI Jakarta berdampak pada perubahan perilaku pengemudi mobil. Fenomena yang muncul akhir-akhir ini adalah banyak yang nekat berhenti di bahu jalan.

Tujuannya adalah untuk mengakali jam penerapan aturan ganjil genap di sejumlah ruas jalan di Jakarta. Padahal, bahubjalan bukan tempat yang tepat untuk berhenti sembarangan.

Menurut Training Director The Real Driving Center ( RDC) Marcell Kurniawan, fungsi bahu jalan adalah untuk berhenti saat keadaan darurat atau untuk menghindar (way out) apabila terjadi kecelakaan.

“Selain itu bahu jalan untuk ambulance, pemadam kebakaran dan polisi untuk menjalankan tugasnya dalam kondisi darurat,” kata Marcell kepada Kompas.com belum lama ini.

Baca juga: Jangan Coba-coba Akali Ganjil Genap, Bisa Dipenjara 6 Tahun

Marcell melanjutkan, bahu jalan digunakan tidak sebagaimana mestinya jelas akan merugikan pengguna jalan lainnya.

Terlebih penggunaan bahu jalan tersebut hanya untuk mengakali penerapan aturan ganjil genap.

Ilustrasi tilang pada pelanggar lalu lintas pengguna mobil di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara yang, Selasa (10/9/2019)KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI Ilustrasi tilang pada pelanggar lalu lintas pengguna mobil di Jalan Gunung Sahari, Pademangan, Jakarta Utara yang, Selasa (10/9/2019)

"Bila bahu jalan dipergunakan tidak sebagaimana mestinya, maka akan merugikan pengguna jalan lain, khususnya bila ada pengguna jalan lain yang berada dalam kondisi darurat," ujarnya.

Terpisah, Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia ( SDCI) Sony Susmana juga menyayangkan adanya perilaku ini. Terlebih hal tersebut dilakukan oleh banyak pengemudi mobil atau berjamaah.

Menurutnya, perilaku ini perlu segera ditindaklanjuti sehingga tidak menjadi kebiasaan yang lebih parah. Salah satunya adalah dengan memberikan imbauan kepada para pengemudi agar tidak berhenti di bahu jalan.

Baca juga: 28 Gerbang Tol yang Terdampak Ganjil Genap Jakarta

"Sudah harus dibuat imbauan untuk menghilangkan kebiasaan para pengemudi tersebut, agar tidak menjadi semakin parah," ucap Sony.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X