Perdebatan Tuas Tranmisi Mobil Matik di D atau di N saat Berhenti

Kompas.com - 26/01/2020, 11:02 WIB
Ilustrasi jalan macet KOMPAS / AGUS SUSANTOIlustrasi jalan macet
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pengguna mobil bertransmisi otomatis banyak yang memperdebatkan posisi tuas transmisi saat berhenti karena macet. Ada yang bilang transmisi harus dipindah ke netral agar komponen transmisi matik lebih awet.

Sebab banyak yang mengkhawatirkan transmisi matik cepat jebol jika tuas transmisi dibiarkan berada di D, terutama saat mobil dalam keadaan berhenti. Namun anggapan itu tak selamanya benar.

Ternyata posisi tuas transmisi di D saat berhenti karena macet, tidak menyebabkan kerusakan pada komponen transmisi.

Hal ini dikatakan oleh pemilik bengkel spesialis Worner Matic Hermas Efendi Prabowo, saat ditanya Kompas.com, Sabtu (25/1/2020).

Baca juga: Ini Akibatnya Jika Jarang Pakai Kick Starter pada Motor Matik

Tuas transmisi mobil matik Tuas transmisi mobil matik

Hermas mengatakan, sistem transmisi di dalam girboks otomatis akan berhenti bergerak saat mobil berhenti meskipun posisi tuas berada di D ( Drive).

Sementara soal adanya entakan saat keadaan tersebut, menurutnya adalah hal yang wajar. Sebab putaran mesin saat idle sudah cukup menghasilkan tekanan oli ke transmisi untuk membuat mobil melaju.

“Itu wajar memang seperti itu, tapi hanya sebentar. Clutch yang bergesekan saat mobil berhenti tidak akan bikin jebol transmisi, karena tidak berpengaruh signifikan,” ucap Hermas.

Baca juga: Mitos atau Fakta, Ban Mobil Harus Istirahat saat Perjalanan Jauh?

Tuas transmisi 8-percepatan Steptronic dan panel kontrol pada BMW All-New X5.Febri Ardani/KompasOtomotif Tuas transmisi 8-percepatan Steptronic dan panel kontrol pada BMW All-New X5.

Safety

Meski begitu, ia menyarankan pengemudi untuk memindahkan tuas transmisi ke posisi N saat keadaan macet.

Hal ini lantaran menekan pedal rem terlalu lama, berisiko tak sengaja terlepas, dan dapat menyebabkan kecelakaan.

“Karena soal keselamatan berkendara, tuas transmisi di D saat macet berpotensi menyebabkan kecelakaan. Soalnya kaki pengemudi akan tidak nyaman jika terus-terusan menekan rem, bikin pegal juga,” katanya.

"Padahal transmisi matik didesain untuk kenyamanan, pemakaiannya pun dirancang lebih praktis dan tidak menyulitkan. Kalau berhenti sebentar, direm saja tidak masalah," ujar Hermas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X