Simak Ini Cara Mudah Menyetel Rantai Sepeda Motor

Kompas.com - 15/01/2020, 18:22 WIB
Melakukan penyetelan rantai sepeda motor bisa dilakukan sendiri. Untuk memastikan ketengangan rantai yang sesuai yakni antara 2 sentimeter sampai 3 sentimeter jangan lupa diukur menggunakan alat ukur. Ari PurnomoMelakukan penyetelan rantai sepeda motor bisa dilakukan sendiri. Untuk memastikan ketengangan rantai yang sesuai yakni antara 2 sentimeter sampai 3 sentimeter jangan lupa diukur menggunakan alat ukur.
Penulis Ari Purnomo
|

SOLO, KOMPAS.com- Rantai sepeda motor menjadi bagian yang cukup penting agar bisa melaju dengan nyaman dan aman. Maka dari itu, komponen ini juga harus dijaga agar kondisinya bisa tetap prima saat digunakan.

Tetapi, jika rantai sudah lama digunakan biasanya sudah mulai kendur. Sehingga harus disetel kembali agar kekencangannya sesuai dengan yang disarankan oleh setiap pabrikan motor.

Menyetel ketegangan rantai ini bisa dilakukan sendiri tanpa harus ke bengkel. Tetapi, dalam melakukan penyetelan tidak bisa hanya asal-asalan, yakni asal rantai tidak terlalu kendur.

Pasalnya, ketegangan rantai motor juga memiliki ukuran tersendiri untuk menjaga keawetan rantai. Biasanya, ketengan rantai yang disarankan antara dua sentimeter sampai tiga sentimeter.

Kepala Mekanik AHASS Cahaya Sakti Motor, Sragen, Jawa Tengah (Jateng) Joko Purnomo menyampaikan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat melakukan penyetelan rantai.

Baca juga: Ban Cadangan Jangan Dipakai Harian, Bisa Berbahaya

Siapkan kunci yang dibutuhkan

Untuk penyetelan rantai motor yang dibutuhkan ada kunci untuk mengendorkan as. Setiap jenis motor memiliki ukuran kunci yang berbeda-beda.

Mulai dari kunci ukuran 14, 17 sampai dengan 19. Selain kunci untuk mengendurkan as jangan lupa persiapkan kunci setelan rantai.

Untuk kunci setelah rantai ini juga mempunyai ukuran berbeda ada yang ukuran 10 dan 12.

“Untuk ukuran as antara sepeda motor jenis bebek dan sport berbeda, ada yang ukuran 14, 17 dan juga 19. Kemudian untuk ukuran kunci setelan rantai ada yang 10 juga ada yang 12,” ucap Joko kepada Kompas.com, Rabu (15/1/2020).

Baca juga: Catat, Leasing Tidak Bisa Tarik Motor Secara Sepihak

Kendurkan as roda belakang

Setelah semua kunci siap, langkah pertama adalah mengendurkan as roda belakang. Untuk mengendurkan roda ini carilah kunci yang mempunyai ukuran sesuai.

Dalam mengendurkan roda tidak perlu sampai mur terlepas. Cukup dalam kondisi as kendor dan as roda bisa digerakkan ke depan dan ke belakang.

 

Menyetel rantai sepeda motor bisa dilakukan sendiri. Untuk memastikan ukuran ketengangan rantai motor yang sesuai standar yakni 2 sentimeter sampai dengan 3 sentimeter diperlukan alat ukur.Ari Purnomo Menyetel rantai sepeda motor bisa dilakukan sendiri. Untuk memastikan ukuran ketengangan rantai motor yang sesuai standar yakni 2 sentimeter sampai dengan 3 sentimeter diperlukan alat ukur.

Lakukan penyetelan

Setelah as roda kendor, barulah dilakukan penyetelan rantai. Untuk menyetel rantai ini cukup putar mur yang ada di setelan rantai.

“Kalau as roda sudah kendur, putar roda belakang nanti kelihatan kondisi rantainya. Sehingga, bisa melakukan penyetelan yang sesuai,” kata Joko.

Untuk ukuran ketegangan rantai, Joko mengatakan, bisa dilakukan secara manual atau menggunakan feeling. Tetapi, jika ingin sesuai dengan standar pabrik bisa menggunakan ukuran 2 sentimeter sampai dengan 3 sentimeter.

“Kalau mau sesuai standar bisa dengan ketegangan 2 sentimeter sampai tiga sentimeter. Kalau setelah rantai yang sesuai sudah ditemukan kencangkan kembali as roda,” ucapnya.

Pastikan posisi ban di tengah

Dalam melakukan penyetelan rantai jangan hanya memperhatikan pada kencang atau kendornya rantai saja. Tetapi, juga harus memastikan bahwa posisi ban belakang pas di tengah-tengah swing arm.

Jadi sebelum as dikencangkan kembali bisa dilihat kembali apakah posisi ban sudah berada pas di tengah-tengah atau belum.

“Sebelum dikencangkan pastikan dulu posisi ban harus di tengah swingarm,” katanya.

Jika sampai ban tidak berada tepat di tengah juga akan berpengaruh pada kenyamanan saat digunakan.

Baca juga: Polda Metro Jaya Kebanjiran, Alat E-Drives Uji SIM Belum Digunakan

Kencangkan baut setelah rantai

Setelah penyetelan rampung, jangan lupa kencangkan baut setelan rantai. Hal ini agar setelan rantai tidak berisik saat digunakan.

Pasalnya, jika mur setelan rantai tidak dikencangkan saat kendaraan digunakan dan melaju di jalan tidak rata akan terdengar bunyi yang membuat tidak nyaman.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X