Polda Metro Jaya Kebanjiran, Alat E-Drives Uji SIM Belum Digunakan

Kompas.com - 15/01/2020, 13:41 WIB
Ujian praktik SIM A dan C menggunakan sistem e-Drives Ujian praktik SIM A dan C menggunakan sistem e-Drives
Penulis Ari Purnomo
|

JAKARTA, KOMPAS.com- Pelayanan Satuan Penyelenggara Administrasi ( Satpas) SIM Polda Metro Jaya untuk saat ini tidak menggunakan e-Drives untuk ujian SIM. Hal ini disebabkan karena alat tersebut turut tergenang banjir beberapa waktu lalu, dan belum dipastikan kondisinya.

Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, AKP Lalu Hedwin Hanggara menyampaikan, untuk pelayanan pembuatan SIM tidak mengalami kendala dan berjalan seperti biasanya. Hanya saja untuk sementara ujian masih dilakukan secara manual atau seperti sebelumnya.

“Pencari SIM biasa sesuai dengan cara biasa tidak menggunakan e-Drives, karena alat e-Drives ikut terendam saat banjir kemarin. Ini masih menunggu dilakukan pengecekan oleh teknisi,” ujar Lalu Hedwin saat dihubungi Kompas.com, Rabu (15/1/2020).

Hedwin menambahkan, meskipun menggunakan cara manual atau cara biasa tidak akan mempengaruhi hasil ujian. Meskipun, sebelumnya Polda Metro Jaya sudah menggunakan e-Drives untuk ujian SIM.

Baca juga: E-Drives Belum Beroperasi Gara-gara Banjir, Pembuatan SIM di Daan Mogot Masih Manual

“Pelayanan normal tidak ada masalah, kalau untuk sementara menggunakan cara seperti sebelumnya. Dan itu tidak berpengaruh karena juga sesuai dengan Undang-Undang, di tempat lain juga sama,” ucapnya.

Hedwin mengatakan, ujian menggunakan edrives maupun cara biasanya hasilnya tetaplah sama. Sedangkan penerapan e-Drives hanyalah sebagai inovasi pelayanan dalam ujian SIM.

Proses pelaksanaan uji praktik SIM menggungakan E-DrivesKOMPAS.com/Fauzan Proses pelaksanaan uji praktik SIM menggungakan E-Drives

E-Drives itu kan hanya sebagai salah satu inovasi saja dalam ujian SIM,” tuturnya.

Ditanya mengenai kapan e-Drives bisa digunakan kembali, Hedwin belum bisa memastikannya. Mengingat, saat ini masih dalam tahap pengecekan yang dilakukan oleh teknisi.

“Hari ini baru dilakukan pengecekan oleh teknisi, belum tahu kapan (bisa digunakan). Nanti kalau sudah dilakukan pengecekan akan digunakan kembali,” ungkapnya.

Baca juga: Uji Praktik SIM dengan Sistem E-Drives, Semua Gerak-gerik Kendaraan Terekam di Control Box

Seperti diketahui, e-Drives mempunyai empat sensor bernama Radio Frequency Identification (RFID).

Sensor tersebut dipasang pada kendaraan, passive infrared di garis awal dan akhir, vibration sensor pada patok jalur uji SIM, dan sensor ultrasonik pada mobil untuk uji SIM A.

E-Drives ini diklaim bisa membuat penilaian yang dilakukan oleh sistem menjadi lebih akurat dan transparan serta lebih memberikan kepastian hukum.

Ujian praktik SIM A dan C menggunakan sistem e-Drives Ujian praktik SIM A dan C menggunakan sistem e-Drives

Sistem kerja dari e-Drives adalah saat kendaraan melakukan uji praktek pembuatan SIM, data dari masing-masing sensor akan dikirimkan langsung ke server yang ada di ruang monitoring.

selanjutnya, data yang dikirimkan dari sensor-sensor itu diolah menjadi data statistik untuk dijadikan laporan penilaian dalam uji SIM. Uji SIM dengan sistem e-Drives ini dapat digunakan bagi warga yang hendak mendapatkan SIM A ataupun SIM C.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X