Vespa Lawas Tidak Punya Standar Samping, Ini Alasannya

Kompas.com - 15/01/2020, 11:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Jika diperhatikan, banyak Vespa klasik, yang masih menggunakan mesin 2-tak, tidak dilengkapi dengan standar samping. Padahal, standar samping dinilai cukup praktis jika motor ingin diparkir.

Bambang atau yang akrab disapa Om Beng, pendiri Indonesia Vespa Days, mengatakan, generasi awal Vespa sebenarnya menggunakan standar samping dalam bentuk bongkahan besi yang ditempel di pinggir dek. Tapi, jelang memasuki tahun '50-an, model standar tersebut tidak digunakan lagi.

Baca juga: Kenali Bagian Vespa Klasik yang Sering Keropos

"Dari sisi teknis, salah satunya kekuatan pinggir dek tidak akan bertahan lama dibanding bila beban keseluruhan ditopang di tengah dek dalam bentuk standar tengah," ujar Om Beng, saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Deretan Vespa klasik yang akan direstorasi di Jaduls Scooter Garage.Kompas.com/Donny Deretan Vespa klasik yang akan direstorasi di Jaduls Scooter Garage.

Om Beng menambahkan, alasan teknis lainnya bisa jadi aliran cairan, baik dalam bentuk oli maupun bensin, dapat mempengaruhi karburator. Sebagaimana yang biasa dialami para pemilik Vespa lama dengan istilah "banjir". Walaupun, sudah ada penutup kran bagi bensin.

"Sejauh pengamatan saya, ada beberapa sebab teknis dan kebiasaan yang berbeda-beda dari setiap negara. Layaknya posisi setir mobil, ada yang di kiri dan di kanan. Tapi yang pasti, generasi awal Vespa yang dijual ke publik menggunakan standar samping, walau bentuknya beda sekali dengan yang umum saat ini digunakan," kata Om Beng.

Baca juga: Menakar Biaya Restorasi Vespa 2-Tak

Boedi Soenaryanto, salah satu pecinta Vespa tua asal Surabaya, mengatakan, kalau secara teknis, kemungkinan karena posisi mesin berada di belakang dan berat ke kanan.

"Sekalipun standarnya di sebelah kiri, tetap saja mudah roboh," ujar Budi.

Robby Gozal selaku PR and Communications Manager PT Piaggio Indonesia, mengatakan, di Eropa standar samping sifatnya optional. Bahkan, masih seperti itu sampai sekarang di beberapa negara di Eropa.

"Alasan lainnya, selain safety adalah karena dek atau foot floor Vespa 2-tak tidak didesain untuk menahan beban motor. Beda dengan Vespa modern yang 4-tak yang sudah didesain sedemikian rupa sehingga dimungkinkan pemasangan standar samping," kata Robby.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.