Pemotor Bisa Laporkan jika Mal Tak Sediakan Parkir

Kompas.com - 10/12/2019, 06:32 WIB
Pengendara sepeda motor membayar retribusi parkir kendaraan di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Selasa (5/12). ANTARA FOTO/Muhammad AdimajaPengendara sepeda motor membayar retribusi parkir kendaraan di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Selasa (5/12).

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah sudah menetapkan aturan bahwa setiap bangunan gedung atau mal diharuskan memiliki lahan untuk parkir sepeda motor. Sebab, parkiran roda dua ini termasuk ke dalam hak pengunjung.

Menurut Agus Pambagio, pengamat kebijakan publik mengatakan, setiap mal diwajibkan untuk menyediakan parkiran motor. Kalau ada yang tidak menyediakan, Agus menyarankan agar melakukan protes ke pihak yang berwenang.

Baca juga: Parkir Motor di Mal Mahal, Parkir Liar Jadi Jalan Keluar

"Itu wajib ada, cuma jumlahnya pasti tidak akan banyak. Mayoritas pasti mobil, karena lebih mahal kan (tarifnya)," ujar Agus, ketika dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Pengendara sepeda motor mengambil tiket parkir di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Selasa (5/12).ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja Pengendara sepeda motor mengambil tiket parkir di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Selasa (5/12).

Agus menambahkan, kalau motor parkir lebih lama, tentu akan mengurangi kesempatan mendapatkan penghasilan dari mobil. Jika seperti itu, pemilik gedung bisa digugat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dari Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2012 tentang Perparkiran kan sudah ditentukan, itu sudah cukup untuk pegangan konsumen. Mereka kan harus menyediakan lahan parkir, perkara cukup atau tidak cukup kan juga ada hitung-hitungannya," kata Agus.

Baca juga: Diskriminasi Parkir Motor, Kebijakan Properti atau Bisnis Semata?

Agus juga mengatakan, harusnya masalah perparkiran ini juga dikontrol oleh pemerintah. Gedung mana yang tidak menyediakan lahan parkir untuk motor harus diberi teguran.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X