Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek Jalani Uji Laik Fungsi

Kompas.com - 05/12/2019, 20:01 WIB
Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Elevated Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPRJalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Elevated
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) selaku kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, mengklaim bila Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II (Elevated) telah menjalani proses Uji Laik Fungsi (ULF) oleh Kementerian PUPR, Korlantas Polri, dan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan selama dua hari 3-4 Desember 2019.

Direktur Utama PT JJC Djoko Dwijono, menyatakan ada tiga aspek yang diuji dalam proses ULF tersebut, yakni manajemen dan keselamatan lalu lintas, konstruksi, operasional, dan administrasi, dimana hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil ULF tersebut.

"Kami mengharapkan Uji Laik Fungsi mendapatkan hasil yang baik, agar jalan tol ini dapat segera digunakan oleh masyarakat saat libur Natal dan Tahun Baru 2020," kata Djoko dalam keterangan resminya, Kamis (5/12/2019).

Baca juga: Dibuka 15 Desember, Tol Layang Jakarta-Cikampek Berstatus Fungsional

Djoko mengatakan, sebelumnya pihaknya juga telah menjalani uji beban untuk Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II yang baru saja selesai minggu lalu. Namun hasilnya masih menunggu hasil pleno dari KKJTJ.

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II berada tepat di atas sebagian Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting. Karena itu Djoko menekankan faktor yang menjamin keamanan pengguna jalan yang harus disiapkan di ruas tersebut cukup berbeda dengan jalan tol lainnya yang telah beroperasi.

Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek 99,976 Persen, Rabu (4/12/2019).Rosiana Haryanti/Kompas.com Progres Pembangunan Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek 99,976 Persen, Rabu (4/12/2019).

Selain menyiapkan kelengkapan jalan berkeselamatan, seperti perambuan dan marka jalan serta armada pelayanan lalu lintas seperti ambulans, kendaraan patroli, rescue, dan Patroli Jalan Raya (PJR), JJC juga telah bekerjasama dengan dua rumah sakit terdekat.

Baca juga: Tips Mengemudi Aman di Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek

Di luar itu, JJC juga menyiapkan titk-titik darurat untuk mengantisipasi berbagai skenario kejadian yang mungkin terjadi di atas jembatan terpanjang di Indonesia tersebut sekama pengoperasiannya.

Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II ElevatedDokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek II Elevated

"Untuk keadaan darurat, kami juga membuat delapan bukaan atau u-turn sepanjang Jalan Tol Layang yang dilengkapi dengan tangga darurat. Jika ada insiden besar, nantinya pengguna jalan bisa menggunakan u-turn tersebut dengan arahan dan pengaturan dari petugas di lapangan," ucap Djoko.

"Ke depannya, Kami juga berencana membangun empat emergency parking bay, dua buah di masing-masing arah," kata dia.

Djoko juga memastikan antara Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting yang berada di bawahnya dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II terkonsolidasi dengan baik agar pelayanan terhadap pengguna jalan tol di kedua ruas tersebut bisa optimal.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X