Chevrolet Hengkang, Ini Kata Komunitas Soal Mobil yang Dijual

Kompas.com - 29/10/2019, 12:35 WIB
Chevrolet Spark KOMPAS.com / GilangChevrolet Spark
|

JAKARTA, KOMPAS.comGeneral Motors yang menjual merek Chevrolet di Indonesia dikabarkan bakal menghentikan aktivitas penjualan pada Maret 2020. Kabar ini mengejutkan sejumlah konsumennya, termasuk komunitas mobil-mobil Chevrolet.

Meski sudah mengumumkan akan menghentikan penjualan, Chevrolet Indonesia mengaku akan terus memenuhi kebutuhan konsumen dalam layanan purna jual.

Bagus Panuntun, Sekjen SUV Brotherhood Community yang juga Founder Captiva Chevy Club (3C), mengapresiasi langkah APM Chevrolet yang masih melayani konsumen meski sudah menghentikan penjualan.

Baca juga: Alasan General Motors Hentikan Penjualan Chevrolet di Indonesia

Posko dan Bengkel Siaga Chevrolet 2019dok.chevrolet Posko dan Bengkel Siaga Chevrolet 2019

“Jujur saja kaget, yang tadinya diharapkan akan masuk model-model baru justru minggat,” ucap Bagus kepada Kompas.com Selasa (29/10/2019).

Bagus menilai, salah satu alasan yang membuat Chevrolet hengkang adalah penjualannya yang seret. Hal ini terjadi lantaran produk-produk yang dipasarkan Chevrolet kurang memenuhi ekspektasi konsumen.

“GM tiap masukin mobil timing-nya tidak pas, Trax yang udah keluar lama di luar negeri, baru masuk Indonesia sekitar 2015. Momennya sudah kurang tepat,” ujarnya.

Baca juga: Hengkang dari Indonesia, Bagaimana Aftersales Chevrolet di Indonesia?

Mobil mewah merk Chevrolet selundupan asal Malaysia diamankan Polres Bengkayang, Kalimantan Barat.dok Polres Bengkayang Mobil mewah merk Chevrolet selundupan asal Malaysia diamankan Polres Bengkayang, Kalimantan Barat.

“Mungkin yang pas cuma Captiva saja, dia sudah keluar sejak 2007-2008, makanya sampai sekarang banyak konsumen loyalnya,” kata Bagus.

Sementara Chevrolet Spin yang masuk di segmen Low MPV, menurut Bagus malah tidak dilanjutkan penjualannya. Padahal di segmen itu, Spin cukup banyak meraih penjualan.

Selain itu, konsumen Indonesia mengenal Chevrolet sebagai merek Amerika yang terkenal gagah dan tangguh. Namun citra itu malah tidak direpresentasikan lewat produk-produk yang dipasarkan.

“Produk Chevrolet di Indonesia kebanyakan malah kayak mobil Jepang yang kecil-kecil, jadi kurang disukai. Kalau orang Indonesia mendengar kata Chevrolet, pasti langsung terbesit mobil muscle, SUV-SUV besar, harusnya seperti itu yang dipasarkan,” ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X