Toyota Masih Nunggu Petunjuk Teknis Regulasi Kendaraan Listrik

Kompas.com - 28/10/2019, 14:03 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Guna mendorong penggunaan kendaraan listrik di Ibu Kota, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah berencana untuk menggratiskan pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) untuk mobil dan sepeda motor listrik.

“Kami akan membebaskan pajak balik nama untuk kendaraan bermotor berbasis listrik. Kami berharap kendaraan listrik ini tidak dimasukkan ke dalam kategori barang mewah,” katanya di Bundaran Senayan Jakarta, Minggu (27/10/2019).

Seperti diketahui, tarif BBN-KB untuk wilayah Jakarta, baru-baru ini sudah naik dari 10 persen menjadi 12,5 persen. Kalau recana Anies berhasil dilaksanakan, artinya mobil atau motor listrik tidak akan dikenakan pajak tersebut.

Baca juga: Anies Akan Gratiskan BBN-KB, Harga Mobil Listrik BMW Bisa Lebih Murah

Toyota C-HR Hybrid mampir ke Hutan Baluran di Banyuwangi, Jatim.TOYOTA Toyota C-HR Hybrid mampir ke Hutan Baluran di Banyuwangi, Jatim.

Anton Jimmi Suwandy, Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, berujar jika rencana tersebut akan mempercepat penetreasi kendaraan listrik di Jakarta. Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah yang bertujuan untuk menjaga dan memelihara kualitas udara di Ibu Kota.

“Prinsipnya Toyota support arahan pemerintah soal elektrifikasi, tapi kita masih harus lihat detil aturannya akan seperti apa,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com (28/10/2019).

Anton juga mengatakan, secara regulasi pemerintah sebetulnya sudah mengeluarkan beberapa aturan terkait kendaraan elektrifikasi.

Baca juga: Peraturan Baru PPnBM, Mobil Murah Kena Pajak 3 Persen, Ini Reaksi Toyota

Toyota Camry Hybrid menjadi yang terboros selama pengunjian, meskpun masih jauh lebih irit ketimbang mobil konvensional, lebih baik dari Avanza.TOYOTA Toyota Camry Hybrid menjadi yang terboros selama pengunjian, meskpun masih jauh lebih irit ketimbang mobil konvensional, lebih baik dari Avanza.

Namun pihaknya masih menantikan perihal petunjuk teknis atau petunjuk pelaksanaan dari regulasi tersebut akan seperti apa.

“Regulasi beberapa sudah keluar dari pemerintah, beberapa akan ada lagi ke depannya. Mudah-mudahan regulasi juknis tentang local production dan juga regulasi lain yang mendukung elektrifikasi bisa muncul dalam waktu dekat,” katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.