Mitsubishi Xpander di Vietnam Inden 3 Bulan

Kompas.com - 21/10/2019, 13:42 WIB
Mitsubishi Xpander 100.000 unit Mitsubishi Xpander 100.000 unit

JAKARTA, KOMPAS.com - Permintaan Mitsubishi Xpander di Vietnam terus mengalami pertumbuhan signifikan. Pada tahun fiskal 2018, menurut catatan Mitsubishi Motors Corporation (MMC), penjualannya tembus 14.000 unit.

Duta Besar Indonesia untuk Vietnam Ibnu Hadi pun mengaku takjub pada salah satu produk otomotif buatan Cikarang, Jawa Barat, itu. Sebab, Xpander pertama kali diperkenalkan di Vietnam pada Oktober 2018.

"Sedang bagus, Xpander nomor satu di Vietnam saat ini. Jadi jika beli Xpander di sana, inden dua sampai tiga bulan," katanya di Jakarta, belum lama ini.

Baca juga: Tahun Depan Vietnam Produksi Mitsubishi Xpander

Ekspor perdana Mitsubishi Xpander, Kamis (25/4/2018), dilakukan ke Filipina.FEBRI ARDANI/KOMPAS.com Ekspor perdana Mitsubishi Xpander, Kamis (25/4/2018), dilakukan ke Filipina.

Pesatnya pertumbuhan Xpander di Vietnam jadi salah satu faktor menentukan bagi MMC untuk mempercayakan Mitsubishi Motors Vietnam Co.,Ltd (MMV) mendirikan pabrik perakitan di 2020.

Terlebih, dalam beberapa waktu ke depan Vietnam diindikasi akan menerapkan berbagai aturan non tarif guna meredam laju ekspor mobil secara utuh (completely built up/CBU). Salah satu contohnya adalah aturan pajak konsumsi spesial (special consumption tax/SCT).

"Pabriknya bukan dipindahkan (dari Indonesia ke Vietnam), Mitsubishi hanya membuat fasilitas perakitan saja. Komponennya saya rasa 80 persen masih dari Indonesia," ujar Ibnu.

Baca juga: Ancaman Industri Otomotif Indonesia dari Vietnam

Tes drive Mitsubishi Xpander Tes drive Mitsubishi Xpander

"Langkah ini juga sebagai siasat Mitsubishi untuk mengatasi adanya berbagai regulasi di Vietnam," katanya lagi.

Menurut data Kementerian Perindustrian, pada periode Januari-Juli 2019 total ekspor mobil buatan Indonesia ke Vietnam mencapai angka 22.557 unit. Padahal, periode selama tahun 2018 jumlahnya hanya 17.798 unit.

Mitsubishi menjadi merek yang mengirimkan kendaraan terbesar ke sana, yaitu 8.318 unit. Posisi kedua dan ketiga, ditempati Daihatsu dengan angka 6.166 unit dan Toyota 5.272 unit.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X