Kompas.com - 07/10/2019, 09:22 WIB
Penulis Stanly Ravel
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Beredarnya busi palsu melalui jalur toko online memang akan sulit untuk ketahui. Pasalnya barang baru bisa dilihat setelah pembeli menerimanya.

Namun, bukan berarti busi palsu tidak bisa dibedakan sepenuhnya. Ada beberapa cara untuk mengetahui apakah busi yang dibeli masyarakat asli atau aspal.

Technical Support Product Specialist NGK Busi Indonesia Diko Okataviano, menjelaskan, ada beberapa ciri khusus yang bisa dilihat untuk membedakan mana busi asli dan mana yang palsu.

Baca juga: Mesin Pincang karena Busi, Ganti Satu Set

"Kalau dari harga sekarang bukan lagi patokan, karena oknum yang jual busi secara online juga sudah lebih hati-hati pasang harga murah. Ada tiga poin yang bisa diperhatikan untuk mengindikasikan apakah busi yang dibelinya palsu atau bukan," kata Diko saat dihubungi Kompas.com, Minggu (6/10/2019).

Cek busi mobilwww.amazon.ca Cek busi mobil

Pertama untuk busi yang nikel adalah dari bentuknya sendiri. Paling mudah memperhatikan dari tulisan pada insulatornya, bila kedapatan itu hanya tempelen atau tulisan cenderung tidak rapih sudah bisa langsung dicurigai.

Cara kedua merupakan yang paling mudah dilakukan, yakni pada bagian gasket atau ring yang ada di busi.

Untuk busi yang asli, menurut Diko dirancang sedemikian rupa agat tidak gampang lepas, sementara yang palsu itu mudah sekali dicopot.

Sementara cara ketika dari lot number atau kode produksi yang tertempel pada bagian besi di sektor busi.

Baca juga: Risiko Salah Pilih Busi Buat Motor

Busi motor Injeksizona435412 Busi motor Injeksi

Semua busi yang asli pabrikan selalu memiliki kode produksi, dan tulisanya itu sangat kecil sehingga tidak mudah dipalsukan.

"Untuk tulisan itu pakai marking laser jadi tidak mungkin tidak rapih, bisa dipastikan tidak ada cacat. Paling sulit lagi itu kode produksi, karena ada dibagian besi pada busi, untuk NGK biasanya berupa empat digit dan kombinasi. Jadi harap perhatikan, baik-baik," ujar Diko.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.