[POPULER OTOMOTIF] Penyebab Kecelakaan Truk di Cipularang | Aturan Isi Bensin di SPBU

Kompas.com - 14/09/2019, 07:02 WIB
Aktivitas pengecekan kendaraan logistik di Tol Purbaluenyi KM 120 Ruas Cipularang. Pengecekan ini dalam rangka operasi over dimension over load (ODOL) yang dilakukan oleh PT Jasamarga Cabang Purbaleunyi,  Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat, Balai Pengelola Transportasi Darat Kementerian Perhubungan, dan Satlantas Polres Purwakarta, Kamis (12/9/2019). KOMPAS.com/HILDA B ALEXANDERAktivitas pengecekan kendaraan logistik di Tol Purbaluenyi KM 120 Ruas Cipularang. Pengecekan ini dalam rangka operasi over dimension over load (ODOL) yang dilakukan oleh PT Jasamarga Cabang Purbaleunyi, Dinas Perhubungan Provinsi Jabar, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Barat, Balai Pengelola Transportasi Darat Kementerian Perhubungan, dan Satlantas Polres Purwakarta, Kamis (12/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan truk di Tol Cipularang beberapa waktu lalu masih mengundang perhatian masyarakat. Apalagi kini Hino sebagai produsen truk ikut angkat bicara dan mengatakan bahwa kejadian itu bukan karena masalah rem.

Selain itu, yang tak kalah menariknya lagi tentang larangan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU). Topik ini muncul karena belum lama ini viral pria yang ditolak mengisi bensin, karena tangki sepeda motornya diganti menggunakan jeriken plastik.

Penasaran seperti apa, berikut ini lima berita terpopuler di kanal Otomotif pada Jumat 13 September 2019:

1. Hino Sebut Kecelakaan Truk di Tol Cipularang Bukan Karena Rem Blong

Petugas Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jabar melakukan olah tkp kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/9/2019). Olah tkp tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan dan menyebabkan delapan orang tewas pada Senin (2/9/2019). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/aww.ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISI Petugas Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jabar melakukan olah tkp kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (3/9/2019). Olah tkp tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan dan menyebabkan delapan orang tewas pada Senin (2/9/2019). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/aww.

Olah tempat kejadian perkara (TKP) tabrakan beruntun di Tol Cipularang Km 91 pada 2 September 2019 lalu telah menghasilkan sebuah kesimpulan.

Tim teknis dari PT Hino Motor Sales Indonesia (HMSI) yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut, telah mengecek dua unit dump truck yang diduga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan.

Prasetyo Adi Yudho, Product Division Head PT HMSI, saat dihubungi Kompas.com (13/9/2019), mengatakan jika kedua truk dari segi teknis dalam kondisi laik jalan.

Baca juga: Hino Sebut Kecelakaan Truk di Tol Cipularang Bukan Karena Rem Blong

2. Ini Alasan Harus Turun dari Motor dan Matikan Mesin saat Isi Bensin

Suasana di SPBU Nagoya, Kota Jayapura, Papua, yang telah kembali pasca kerusuhan pada 29 Agustus 2019, Sabtu (31/8/2019)KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI Suasana di SPBU Nagoya, Kota Jayapura, Papua, yang telah kembali pasca kerusuhan pada 29 Agustus 2019, Sabtu (31/8/2019)

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum ( SPBU) memiliki sejumlah prosedur wajib. Salah satunya, yaitu turun dari sepeda motor dan mematikan mesin kendaraab saat akan mengisi bensin. Aturan ini dilakukan baik di SPBU milik PT Pertamina (Persero) maupun Shell.

Supervisor SPBU COCO Pertamina MT Haryono (31.128.02) Hendro Sihombing mengatakan, kewajiban pengendara motor harus di standar dan turun dari motor, yakni untuk menghindari penyebaran jika terjadi percikan atau munculnya api.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X