5 Regulasi Baru di MotoGP 2019

Kompas.com - 09/11/2018, 17:33 WIB
MotoGP Inggris pnya tantangan baru bagi para pebalap.MotoGP MotoGP Inggris pnya tantangan baru bagi para pebalap.

JAKARTA, KOMPAS.com - Jelang putaran akhir MotoGP 2018, Federation Internationale de Motocyclisme ( FIM), mengumumkan adanya aturan baru untuk musim balap 2019. Total ada lima regulasi baru yang wajib diikuti semua tim balap.

Dilansir dari Crash.net, Jumat (9/11/2018),  lima regulasi baru yang dikeluarkan oleh FIM terkait masalah teknis. Kelimanya adalah analisa data, ECU dan koneksi, suhu bahan bakar, helm, dan komponen rem.

5 regulasi baru MotoGP

1. Untuk regulasi analisis data, direktur teknis telah diberikan kewenangan mengunduh data ECU ke "Official PC" dengan tujuan memverifikasi bahwa data belum dimodifikasi dari aslinya. Usai ditetapkan data sesuai regulasi FIM, maka akan dihapus dari "Official PC".

Baca juga: Yamaha MotoGP Rombak Struktur Organisasi

2. ECU dan IMU juga akan dibatasi menggunakan CAN decoupler resmi yang tidak bisa dimodifikasi. Perangkat CAN decoupler sendiri dikategorikan sebagai perangkat gratis.

3. Untuk suhu bahan bakar, lebih ke masalah waktu tunggu antara pengumuman resmi suhu setempat dan dimulainya balap yang ditingkatkan dari 60 menit menjadi 75 menit. Hal ini diklaim memberikan lebih banyak waktu untuk tim menyelesaikan proses pengisian bahan bakar.

4. Peraturan keempat soal helm. FIM menyatakan semua helm pebalap akan ditetapkan oleh ketentuannya FIM. Artinya akan ada standarisasi tunggal menggantikan berbagai standar internasional yang sebelumnya digunakan.

Baca juga: Kejutan dari Local Hero di MotoGP Malaysia 2018

Saat ini tes homologasi helm sedang berlangsung bersama beberapa produsen, dan direncanakan FIM akan mengumumkan siapa saja produsen helm yang lulus proses homologasi sebelum musim 2018 berakhir.

Helm-helm yang ingin berpartisipasi dalam MotoGP harus memenuhi kualifikasi minimum.istimewa Helm-helm yang ingin berpartisipasi dalam MotoGP harus memenuhi kualifikasi minimum.

5. Sementara aturan kelima, dikatakan bila spesifikasi yang lebih perinci untuk material yang digunakan sebagai koneksi selang rem dan silinder master rem telah disetujui.

Selain kelima regulasi teknis tersebut, ada beberapa regulasi lain yang juga akan diterapkan. Mulai dari masalah disiplin dari pebalap juga kecepatan tinggi saat berada di pit lane.



Terkini Lainnya

Wuling Confero ACT, Layaknya Motor Bebek

Wuling Confero ACT, Layaknya Motor Bebek

Produk
Toyota Mau Perbanyak Mobil Hibrida di Indonesia

Toyota Mau Perbanyak Mobil Hibrida di Indonesia

News
Mitsubishi Dorong L300 Gantikan T120SS

Mitsubishi Dorong L300 Gantikan T120SS

Niaga
Target C-HR Hibrida Lebih Besar dari Versi Biasa

Target C-HR Hibrida Lebih Besar dari Versi Biasa

News
Wuling Kenalkan Cortez Turbo dan Confero ACT

Wuling Kenalkan Cortez Turbo dan Confero ACT

News
Bluebird Hadirkan Mobil Listrik Tesla dan BYD

Bluebird Hadirkan Mobil Listrik Tesla dan BYD

News
Cara Hilangkan Gores di Kaca Helm

Cara Hilangkan Gores di Kaca Helm

News
Pajero Sport dan Fortuner Masih Dominasi Pasar SUV

Pajero Sport dan Fortuner Masih Dominasi Pasar SUV

News
Toyota C-HR Hybrid Lebih Mahal Rp 30 Juta

Toyota C-HR Hybrid Lebih Mahal Rp 30 Juta

Produk
Ada BR-V Baru di IIMS 2019?

Ada BR-V Baru di IIMS 2019?

News
Tesla Model S Jadi Taksi Blue Bird

Tesla Model S Jadi Taksi Blue Bird

News
MIXI Chapter Jakarta Raya Resmi Berdiri

MIXI Chapter Jakarta Raya Resmi Berdiri

Komunitas
Hyundai Posisikan Kona Beda Kelas dengan Rush-Terios

Hyundai Posisikan Kona Beda Kelas dengan Rush-Terios

News
Xpander AP4Concept Meluncur, ini Tanggapan Komunitas

Xpander AP4Concept Meluncur, ini Tanggapan Komunitas

Komunitas
Toyota Pastikan Supra Terbaru Meluncur di Indonesia

Toyota Pastikan Supra Terbaru Meluncur di Indonesia

News

Close Ads X