Kegiatan Pebalap Yamaha Indonesia di Sekolah Balap Rossi - Kompas.com

Kegiatan Pebalap Yamaha Indonesia di Sekolah Balap Rossi

Kompas.com - 15/09/2018, 12:02 WIB
Faeroz sedang berlatih di simulator race di VR46 Master Campdok.Yamaha Faeroz sedang berlatih di simulator race di VR46 Master Camp

JAKARTA, KOMPAS.com - Faeroz Theorequotullah merupakan pebalap binaan Yamaha Indonesia yang sedang sekolah balap di VR46 Master Camp, di Tuvullia, Italia. Selama berada di sana, sudah banyak kegiatan dilakukan, seperti menjalani Fisio Gym.

Menariknya lagi, ditemani oleh para pebalap kelas dunia yang tergabung di VR46 Riders Academy, seperti Franco Morbidelli, Marco Bezzecchi, dan Andrea Migno serta Niccolo Antonelli.

Seluruh pebalap yang sedang menjalani latihan di tempat itu, berkesempatan bertemu dengan Lin Jarvis sebagai Managing Director Yamaha Motor Racing. Bahkan, turut hadir Direktur VR46 Riders Academy, Alessio Uccio Salucci.

"Saya yakin mereka akan membawa pulang kenangan indah dari Misano. Masih banyak kegiatan yang harus dilakukan," kata Jarvis dalam keterangan resmi, Sabtu (15/9/2018).

Baca juga: "Valentino Rossi Indonesia" Dapat Penghargaan dari Kemenpora

Selama berlatih, Faeroz juga akan dimentori oleh pebalap Moto3, Nicolo Bulega ketika menjajal YZF-R3 di Sirkuit Misano, Italia.

Pebalap muda binaan Yamaha Racing Indonesia, Faerozi Thoreqotullah (15) bersama para petinggi  Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Faerozi terpilih untuk mengikuti program pelatihan Yamaha VR46 Master Camp batch ke-6 yang dijadwalkan berlangsung di Motor Ranch VR46 Tavullia, Italia pada 11-16 September 2018. Yamaha Racing Indonesia Pebalap muda binaan Yamaha Racing Indonesia, Faerozi Thoreqotullah (15) bersama para petinggi Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Faerozi terpilih untuk mengikuti program pelatihan Yamaha VR46 Master Camp batch ke-6 yang dijadwalkan berlangsung di Motor Ranch VR46 Tavullia, Italia pada 11-16 September 2018.

Simulasi balapan juga dilakukan di lintasan Misano yang notabene memiliki panjang 4,226 km. Total terdapat empat sesi, kemudian kualifikasi dan superpole. Setiap sesi berlangsung selama 20 menit, dan pada akhirnya, Faeroz yang berasal dari Lumajang dan berusia 15 tahun itu sukses meraih hasil terbaik.

"Saya sangat terkesan sikap dan dengan apa yang dilakukan Faeroz. Dia selalu mencoba dan berusaha untuk belajar sebanyak mungkin dalam kesempatan ini dari pebalap VR46 Riders Academy," kata Akira Nakatsuka, Advisor Motor Sport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.



Close Ads X