Ingat Lagi Aturan Soal Kewajiban Ban Cadangan di Mobil - Kompas.com

Ingat Lagi Aturan Soal Kewajiban Ban Cadangan di Mobil

Kompas.com - 07/06/2018, 08:02 WIB
Ilustrasi ban cadangan.VW MOTORTREND Ilustrasi ban cadangan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Terkait kasus gugatan konsumen ke salah satu merek mobil yang beroperasi di Indonesia, menyangkut ban cadangan. Ada baiknya mengenal seperti apa regulasinya di Indonesia.

Sebenarnya, regulasi yang ada di Indonesia masih mewajibkan ketersediaan ban cadangan di dalam mobil ketika dijual ke konsumen. Jadi ketika ada kendaraan tak memiliki ban tersebut, maka si penjualn bisa dikenakan sanksi.

Memang, tak dipungkiri kalau teknologi ban juga saat ini sudah semakin canggih, seperti yang sudah diadopsi mobil-mobil di Eropa yang berteknologi RFT (run flat tyre). Di mana ketika ban bocor, mobil masih bisa melaju stabil, dalam kecepatan tertentu.

Selain itu, ketiadaan ban cadangan juga dimaksudkan untuk mengurangi bobot kendaraan, dan beberapa menyebut tujuannya juga agar produsen bisa menghemat uang dari situ.

Namun di Pemerintah Indonesia belum merevisi undang-undangnya, buat tak mewajibkan ban cadangan. Karena memang bagaimanapun, keberadaan ban cadangan juga menyangkut soal keamanan dan kenyamanan saat berkendara, apalagi jarak jauh.

Baca juga: Ingat Lagi Kegunaan Bahu Jalan Tol Sesuai Aturan Hukum

Bagasi lapang dengan kelengkapan ban cadangan yang dibungkus secara khusus.KOMPAS.com / SETYO ADI Bagasi lapang dengan kelengkapan ban cadangan yang dibungkus secara khusus.

Tertera pada UU LLAJ Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 57, yang berbunyi setiap kendaraan bermotor yang dioperasikan di jalan wajib dilengkapi perlengkapan kendaraan bermotor,  untuk mobil salah satunya ban cadangan.

Sementara pada Pasal 278, jika perlengkapan tersebut tak lengkap akan dipidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling paling banyak Rp 250.000. Jadi mobil yang beroperasi di jalan wajib memiliki ban cadangan.

Namun ada tambahan ketentuan lain, yang bisa menjadi keringanan untuk produsen mobil, di mana ukuran ban cadangan ternyata boleh tidak 100 persen sama dengan ban standar. Namun hanya untuk tapak ban saja, sementara diameter tidak boleh berbeda.

Ini seperti pada pasal 47 Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan. Bunyinya, ban cadangan harus memiliki ukuran yang sama dengan ban yang terpasang, tapi ban cadangan juga bisa memiliki lebar tapak yang berbeda, tetapi memiliki diameter keseluruhan sama.


Komentar

Terkini Lainnya

Dovizioso Sadar Terlalu 'Maksa'

Dovizioso Sadar Terlalu "Maksa"

Sport
Pembagian THR Kerek Penjualan Motor Honda

Pembagian THR Kerek Penjualan Motor Honda

News
Waspada Masalah Kopling saat Arus Balik

Waspada Masalah Kopling saat Arus Balik

Tips N Trik
Simak Tanggal Puncak Arus Balik Lebaran 2018

Simak Tanggal Puncak Arus Balik Lebaran 2018

News
Lorenzo: Saya dan Rossi Tidak Berteman

Lorenzo: Saya dan Rossi Tidak Berteman

Sport
Klasemen MotoGP Usai Kemenangan Lorenzo

Klasemen MotoGP Usai Kemenangan Lorenzo

Sport
Hasil MotoGP: Lorenzo Menang Lagi, Asapi Marquez dan Rossi

Hasil MotoGP: Lorenzo Menang Lagi, Asapi Marquez dan Rossi

Sport
Live MotoGP: Dovizioso Terjatuh

Live MotoGP: Dovizioso Terjatuh

News
Waspada Masalah AC saat Arus Balik

Waspada Masalah AC saat Arus Balik

Tips N Trik
Cerita Mekanik di Posko Siaga Mudik, Lebaran Jauh dari Rumah

Cerita Mekanik di Posko Siaga Mudik, Lebaran Jauh dari Rumah

Feature
Simak Jadwal Pengumuman Harga PCX Hybrid

Simak Jadwal Pengumuman Harga PCX Hybrid

News
Rekayasa Lalu Lintas pada Arus Balik Lebaran 2018

Rekayasa Lalu Lintas pada Arus Balik Lebaran 2018

News
AHM Mau Bikin Skuter Petualang

AHM Mau Bikin Skuter Petualang

News
Lorenzo yang Sedang di Atas Angin

Lorenzo yang Sedang di Atas Angin

Sport
Siap-siap, Ini Mobil Super Kencang dari Toyota

Siap-siap, Ini Mobil Super Kencang dari Toyota

News
Close Ads X