Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tingkat Kerusakan Mobil Akibat Banjir dan Biaya Perbaikannya

Kompas.com - 18/02/2018, 17:05 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|

Selain mesin, sektor lain dari mobil yang biasanya kena dampak apabila terendam banjir adalah interior. Dalam banyak kasus, sisa banjir yang merendam interior meninggalkan lumpur tebal yang mengotori lantai, karpet, jok hingga dashboard.

Relatif sulit untuk membersihkan kotoran di interior mobil bila kondisinya sudah sangat parah, apalagi di bagian-bagian yang sempit. Namun bila dibiarkan, kotoran ini bisa meninggalkan bau tak sedap.

Untuk membersihkan interior, pemilik mobil bisa mendatangi jasa cuci mobil yang melayani pembersihan menyeluruh atau car detailing. Ongkos jasa yang dikenakan biasanya mencapai sekitar Rp 3 jutaan.

Hadiyatma, pemilik dari Qals Auto Care yang melayani car detailing di Depok mengatakan, butuh waktu sekitar seminggu untuk membersihkan interior mobil yang terendam banjir. Saat proses pembersihan, seluruh jok mobil akan dibongkar.

"Kalau sudah kotor semua karena terendam harus dibongkar semua, termasuk seluruh jok," kata Adit.

Untuk membersihkan interior mobil yang kotor karena banjir, Adit menyebut diperlukan cairan khusus untuk menghilangkan noda yang menempel. Untuk kotoran yang menempel di jok akan disedot lebih dulu dengan vacuum cleaner.

Lantai interior yang tergenang air dan lumpur.dok. Bengkel Brum-Fendryss Lantai interior yang tergenang air dan lumpur.

Menurut Adit, jok yang sudah dibersihkan nantinya akan dikeringkan dengan alat pengering. Namun untuk hasil terbaik, jok tetap akan dijemur mengandalkan panas sinar matahari. Kondisi inilah yang disebutnya bisa memakan waktu lama. Karena jika cuaca tidak mendukung, maka proses pengeringan jok tidak bisa dilakukan.

"Sebagus apapun pakai dryer, tetap hasil terbaik jika dijemur langsung pakai sinar matahari. Karena sinar matahari bisa menghilangkan lembab," ucap Adit.

Cari Rute Lain

Bila menemui jalan yang tergenang, apalagi dengan ketinggian yang sudah mencapai setengah roda mobil, pengendara diimbau untuk tidak nekat menerobosnya. Seberapapun tingginya jarak lantai mobil ke tanah (ground clearance). Mencari jalan lain dianggap lebih baik untuk menghindari kerusakan pada mesin.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.