Kenali Masalah Standar pada Rem Cakram

Kompas.com - 17/01/2018, 17:32 WIB
Rem Cakram pada motor Rem Cakram pada motor
|
EditorAgung Kurniawan

 

Jakarta, KompasOtomotif — Rem merupakan bagian penting pada motor. Rem berfungsi untuk mengurangi kecepatan atau menghentikan laju roda. Saat ini ada dua jenis rem yang biasa disematkan pada motor, yakni teromol dan cakram.

Bicara soal rem cakram, ada beberapa permasalah yang terkadang muncul. Salah satunya, tuas rem terasa seret atau tidak lembut saat diremas. Ada juga kasus ketika tuas rem ditarik, butuh waktu lama untuk kembali dalam posisi semula, atau malah tidak bergerak sama sekali.

Biasanya kalau sudah menemukan gejala ini, dipastikan ada masalah. Reno, teknisi Astra Honda Authorize Service Station (AHASS) Pelangi Motor, memastikan hal tersebut.

Reno mengatakan, salah satu masalah yang kerap muncul ketika tuas rem keras diremas adalah jamur. "Kalau silnya sudah berjamur bikin keras pengereman," kata Reno saat ditemui di Jakarta Timur belum lama ini.

Baca juga: Jangan Tunda Ganti Kampas Rem Cakram

Mengerem sepeda motor ada teorinya.mpm-motor.co.id Mengerem sepeda motor ada teorinya.
Agar rem bisa berfungsi normal, sil yang sudah rusak itu perlu diganti. Biayanya relatif enggak mahal.

Kondisi lain, seperti gejala ngempos atau kurang padat ketika tuas ditarik. Biasanya, persoalan ini muncul karena minyak rem sudah habis. "Jika seperti itu, minyaknya harus ditambah lagi," kata Reno. Kedua masalah ini sudah umum ditemukan pada sistem pengereman motor cakram. Jadi enggak perlu panik karena sudah ada cara menanggulanginya.


 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X